Telkom Marketing 2
Telkom Marketing 2
blanja 2019

Jokowi diminta tunda pelantikan komisioner KPI

08:18:00 | 21 Jul 2019
Jokowi diminta tunda pelantikan komisioner KPI
Sebagian anggota KPI.(dok)
telkomsat
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) diminta untuk menunda pelantikan 9 komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat terpilih untuk masa jabatan 2019-2022. 

Remotivi, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia, dan LBH Pers dalam keterangan bersama meminta Presiden Jokowi menunda pelantikan 9 anggota Komisioner KPI 2019-2022 sampai menunggu hasil penyelidikan Ombudsman RI tentang indikasi maladministrasi.

Tak hanya itu, dalam rilis (20/7) itu, terungkap ada indikasi ketidaktransparanan dan penyimpangan proses seleksi Komisioner KPI periode 2019-2022.

Dinyatakan Ombudsman RI telah melaporkan sejumlah kejanggalan dan dugaan maladministrasi dalam proses tersebut. 

Salah satunya, calon-calon petahana yang dalam tradisinya harus mengikuti seluruh tahap tes; mulai dari seleksi administrasi, tes wawancara, hingga tes psikologi, kini mendapat karpet merah untuk langsung mengikuti seleksi final dalam fit and proper test. Anehnya, jika memang diniatkan petahana bisa langsung lolos ke tahap fit and proper test, para petahana tersebut tetap mengikuti semua tahap seleksi. Ada ketidakkonsistenan di sini.

Selain itu, Panitia Seleksi pun tidak transparan dalam pengelolaan masukan publik atas 34 calon komisioner. Selain periode penerimaan masukan publiknya yang singkat (19 Juni-10 Juli), periode itu pun bersamaan dengan proses fit and proper test dan pemilihan (8-10 Juli). Artinya, masukan masyarakat hanya sebatas formalitas, tidak ada waktu untuk klarifikasi dan verifikasi masukan-masukan masyarakat. Tidak jelas pula apakah masukan-masukan tersebut benar-benar menjadi pertimbangan dalam proses seleksi.

Proses pemilihan yang ini pun meloloskan 4 petahana untuk kembali menjabat sebagai komisioner KPI. 

Telkom Marketing 2
Keempatnya tidak pernah memiliki rekam jejak dalam tata kelola penyiaran sebelum masuk KPI, dan tidak menorehkan prestasi yang layak dibicarakan setelah menjadi komisioner. Selain komisioner KPI Daerah yang menjajal karir di tingkat pusat, wajah-wajah baru yang terpilih pun tidak memiliki rekam jejak dalam tata kelola penyiaran.

Sebelumnya, Komisi I DPR RI menetapkan 9 komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat terpilih untuk masa jabatan 2019-2022.  (Baca: Calon KPI)

Angkasa Pura 2
Kesembilan nama Komisioner KPI Pusat terpilih adalah Nuning Rodiyah (49 suara), Mulyo Hadi Purnomo (49 suara), Aswar Hasan (47 suara), Agung Suprio (44 suara), Yuliandre Darwis (43 suara), Hardly Stefano (42 suara), Irsal Ambia (41 suara), Mimah Susanti (33 suara), dan Mohamad Reza (29 suara).(ak)

telkom sigma
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
More Stories
telkom sigma