Telkom Marketing
Telkom Marketing
blanja 2019
telkomsel halo

Belanja Iklan TV tumbuh 7,16% di kuartal III 2018

10:24:51 | 20 Okt 2018
Belanja Iklan TV tumbuh 7,16% di kuartal III 2018
telkomsat
JAKARTA (IndoTelko)- Belanja iklan TV nasional dalam kurun waktu kuartal III 2018 mencapai Rp28,27 triliun atau tumbuh sebesar 7,16% dibandingkan periode sama tahun lalu yang mencapai Rp26,38 triliun.

Nilai itu dicatat oleh platform monitoring iklan televisi milik PT SIGI Kaca Pariwara, Adstensity. Adstensity mencatat volume iklan dan harga iklan sesuai dengan data yang dipublikasikan (publish rate) milik 13 TV nasional.

Direktur Utama SIGI Kaca Pariwara A. Sapto Anggoro mengungkapkan RCTI milik MNC Group menjadi stasiun yang paling banyak mendapatkan pemasukan pada kuartal III 2018 dengan mengumpulkan pendapatan total Rp4,33 triliun.

Sementara itu, MNC TV berada di peringkat kedua dengan total pendapatan mencapai Rp3,78 triliun. Selanjutnya SCTV, ANTV dan Indosiar mendapat total pendapatan masing-masing sebesar Rp3,67 triliun, Rp3,49 triliun dan Rp3,27 triliun.

Sedangkan pendapatan dari iklan televisi yang paling banyak mengalami kenaikan adalah TVRI yang naik sebesar 51,33% dari kuartal III 2017 sebesar Rp32,09 miliar menjadi Rp48,57 miliar di kuartal III 2018.

Hal ini terjadi mengingat TVRI adalah pemegang resmi hak siar Asian Para Games 2018 yang saat ini berlangsung.

Kemudian disusul oleh MNC TV yang mengalami kenaikan sebesar 32,22% dari Rp2,86 triliun pada kuartal III 2017 menjadi Rp3,78 triliun di kuartal III 2018. Kenaikan pendapatan terbesar selanjutnya adalah Net TV naik sebesar 26,14% dari kuartal III 2017 sebesar Rp454,80 miliar menjadi Rp573,67 miliar pada kuartal III 2018.

Selanjutnya, Kompas TV mengalami kenaikan sebesar 24,39% dari kuartal III 2017 sebesar Rp382,48 miliar menjadi Rp475,75  miliar pada kuartal III 2018.

Di bulan Juli 2018 total pendapatan mencapai Rp8,91 triliun dan pada Agustus 2018 terdapat kenaikan pendapatan sebesar 9,70% dengan total pendapatan Rp9,78 triliun. Akan tetapi pada September 2018 pendapatan media mencapai Rp9,58 triliun, atau turun 1,98% dari bulan sebelumnya. Dilihat secara umum maupun pendapatan perbulannya, pada kuartal III 2018 pendapatan media mengalami peningkatan dibandingkan saat kuartal III 2017.

Di antara 13 stasiun TV terdapat 3 stasiun TV yang mengalami penurunan pendapatan iklan televisi dari kuartal III 2018 dibandingkan kuartal III 2017.

Stasiun-stasiun televisi yang mengalami penurunan pendapatan terbesar adalah Trans 7 yang pendapatannya turun sebesar 15,34% dari Rp2,10 triliun pada kuartal III 2017 menjadi Rp 1,78 triliun pada kuartal III 2018. Lalu, disusul oleh TV One yang menurun 12,69% dari Rp1,92 triliun di kuartal III 2017 menjadi sebesar Rp1,67 triliun di  kuartal III 2018.

Lalu SCTV yang mengalami penurunan pendapatan iklan sebesar 7,67% yaitu dari Rp3,97 triliun di kuartal III 2017 menjadi sebesar Rp3,67 triliun di kuartal III 2018.

Dilihat dari grup media, pada kuartal III 2018 MNC Group (RCTI, Global TV, dan MNC TV) masih berada di peringkat pertama dengan market share (pembagian pasar) iklan sebesar 37,15%. Disusul oleh SCM (SCTV dan Indosiar) dengan market share sebesar 24,56%. Grup Viva (ANTV dan TV One) dan Trans Corp (Trans TV dan Trans 7) masing-masing mencapai 18,27% dan 13,21%. Sisanya, 6,80% dikuasai oleh Metro TV, Kompas TV, Net TV dan TVRI.

Dari data ini, market share MNC Group dan SCM terpaut selisih sebesar 12,59%. Namun apabila dilihat rata-rata kontribusi masing-masing TV, MNC group memiliki rata-rata kontribusi 12,38% sementara SCM selisih tipis yaitu sebesar 12,28%.

Belanja iklan tv kuartal III 2018 menunjukkan bahwa terdapat 3 brand dari industri personal care (produk-produk kebutuhan pribadi) yang masuk dalam kumpulan Top 10 Belanja Iklan, yakni Pantene, Rexona dan Wardah (yang sebagian termasuk kosmetik). Produk-produk dari industri ini mendominasi 10 besar belanja iklan kuartal ini.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dari sektor pemerintahan (government) merupakan brand yang mengeluarkan dana belanja iklan terbanyak pada kuartal III 2018, mencapai Rp563,85 miliar dan mengalami peningkatan jauh jika dibandingkan belanja iklan pada kuartal III 2017 sebesar Rp401,89 miliar.

Telkom Marketing
Pada posisi kedua ada Pantene dari industri personal care yang mengeluarkan dana belanja iklan sebesar Rp421,55 miliar.

Selanjutnya posisi ke-3 hingga ke-5 yaitu SGM dari industri dairy, yang melingkupi susu dan produk-produk turunannya, dengan belanja iklan sebesar Rp413,45 miliar, Wardah (industri kosmetik dan personal care) dengan belanja iklan sebesar Rp357,60 miliar, dan Kapal Api dari industri kopi sebesar Rp311,29 miliar. Posisi ke-6 dan ke-7 ditempati oleh Partai Perindo dari industri politik dan Bukalapak.com dari industri online marketplace yang mengeluarkan dana beriklan masing-masing sebesar Rp310,06 miliar dan Rp302,79 miliar.

Angkasa Pura 2
Selanjutnya posisi ke-8 hingga ke-10 yaitu Gudang Garam dari industri rokok, Rexona dari industri personal care dan Counterpain dari industri farmasi yang masing-masing mengeluarkan dana belanja iklan sebesar Rp295,61 miliar, Rp269,95 miliar dan Rp268,72 miliar.(wn)

telkom sigma
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
More Stories
telkom sigma