Ngebut Internetnya Banyak Bonusnya
Ngebut Internetnya Banyak Bonusnya
telkomsel halo

Pelanggan Naik, ARPU Speedy Melorot

12:02:45 | 09 May 2013
Pelanggan Naik, ARPU Speedy Melorot
Ilustrasi (DOK)
Angkasa Pura 2
JAKARTA (IndoTelko) – Aksi PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) menggenjot jumlah pelanggan Fixed Broadband, Speedy, ternyata berbuah kurang manis di sisi Average Revenue Per User (ARPU).

Dikutip dari info memo Telkom untuk kuartal pertama 2013, Speedy memiliki 2,65 juta pelanggan atau naik 40,8% dibandingkan periode sama tahun lalu sekitar 1,884 juta pelanggan.

Namun, seiring pelanggan bertumbuh, ARPU menurun lumayan dalam sekitar 22,4% yakni di posisi Rp 146 ribu. Padahal jika melihat posisi di akhir 2012, Speedy memiliki 2,3 juta pelanggan dengan ARPU Rp 177 ribu.  

Jika ditelisik kemungkinan yang terjadi adalah pelanggan Speedy mulai berasal dari segmen menengah bawah seiring aksi Telkom menawarkan paket berlangganan lebih terjangkau atau tingkat reload pelanggan menurun.

Telkom sendiri membidik pada tahun ini jumlah pelanggan Speedy menjadi 5 juta dan pada 2015 membengkak menjadi 20 juta. Salah satu cara untuk menaikkan jumlah pelanggan belum lama ini menggandeng Intel.

“Nanti kalau kita membeli produk Intel, ada Speedy (Inside) di dalamnya,” ungkap Direktur Utama Telkom Arief Yahya usai penandatanganan kerjasama dengan Intel, di Jakarta, kemarin.
 
Berdasarkan perjanjian ini, Intel Indonesia akan melengkapi semua perangkatnya dengan kartu pra bayar Speedy Instan yang menawarkan layanan internet gratis selama enam bulan.

Tentu aksi menggandeng Intel bisa dikatakan cerdik mengingat fenomena smart devices sudah marak di Indonesia. Tetapi, kembali ke paparan di atas, Telkom harus menyelesaikan pekerjaan rumah terkait ARPU yang melorot terlalu dalam.

Harap diingat, menggelar infrastruktur fixed broadband tak semurah dan semudah mobile broadband sehingga jika ARPU terus menurun sementara pelanggan tak berkualitas, maka nasib jasa ini akan sama dengan telepon tetap dimana menjadi warisan yang terus membebani kinerja keuangan Telkom.(ss)

telkom sigma
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
Telkom DES
More Stories
Data Center Service Provider of the year
Financial Analysis
XL kurangi kepemilikan di PDGDC