telkomsel halo

UMKM perempuan didorong manfaatkan teknologi digital

08:44:00 | 30 Jul 2026
UMKM perempuan didorong manfaatkan teknologi digital
JAKARTA (IndoTelko) - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mendorong peningkatan kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) perempuan agar mampu berkembang dan memperluas pasar melalui pemanfaatan teknologi digital.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sekitar 64,5% dari 65,5 juta UMKM di Indonesia dikelola oleh perempuan. Namun, jumlah tersebut cenderung menurun ketika bisnis berkembang ke skala yang lebih besar.

Melihat kondisi tersebut, Komdigi menggelar talkshow “She-Connects: Perempuan Go Digital, UMKM Go Beyond” di Surabaya, Jawa Timur, yang diikuti sekitar 250 peserta dari kalangan pelaku UMKM, komunitas bisnis, perguruan tinggi, dan ekosistem digital.

Direktur Kemitraan Komunikasi Lembaga dan Kehumasan Kemkomdigi, Marroli J. Indarto, mengatakan perempuan memiliki peran besar dalam menggerakkan ekonomi keluarga sekaligus menjadi bagian penting dari ekonomi kerakyatan.

“Ketika kita bicara tentang UMKM perempuan, kita sesungguhnya tidak sedang berbicara mengenai kelompok ekonomi yang kecil atau pelengkap, namun angka yang besar,” ujar Marroli.

Menurutnya, jumlah pelaku UMKM perempuan yang besar harus diikuti dengan akses yang lebih luas terhadap teknologi, jaringan bisnis, dan peluang pengembangan usaha.

Ia menilai tantangan utama bukan terletak pada kemampuan perempuan dalam menjalankan bisnis, melainkan masih terbatasnya akses terhadap berbagai sumber daya yang dapat membantu usaha mereka tumbuh lebih jauh.

“Angka yang besar belum selalu berarti peluang yang setara. Ini bukan soal perempuan tidak mampu bertumbuh, tetapi soal tangga yang mereka panjat lebih sedikit pijakan,” katanya.

Melalui program tersebut, Komdigi berharap kegiatan tidak hanya menjadi ruang berbagi pengalaman, tetapi juga menjadi wadah membangun koneksi, meningkatkan kapasitas, serta membuka peluang baru bagi pelaku UMKM perempuan di era digital.

Acara tersebut menghadirkan sejumlah pelaku usaha dan figur inspiratif, seperti womanpreneur dan influencer Ayana Jihye Moon, Founder Doesoen Roti dan The Overtee Stefani Angelia, serta Founder Namira Ecoprint Yayuk Agustin.

Para narasumber membagikan pengalaman dalam membangun bisnis, memanfaatkan platform digital, menciptakan inovasi produk, hingga memperluas jangkauan pasar melalui kolaborasi.

GCG BUMN
Komdigi menilai penguatan literasi digital dan jaringan usaha menjadi faktor penting agar UMKM perempuan dapat meningkatkan daya saing dan bertransformasi menjadi bisnis yang lebih berkelanjutan. (mas)

Ikuti terus perkembangan berita ini dalam topik
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories