telkomsel halo

Allianz soroti pentingnya perlindungan finansial untuk kesehatan anak

05:57:00 | 25 Jul 2026
Allianz soroti pentingnya perlindungan finansial untuk kesehatan anak
JAKARTA (IndoTelko) - Allianz Indonesia mengingatkan orang tua bahwa mempersiapkan masa depan anak tidak cukup hanya dengan menyiapkan dana pendidikan. Perlindungan kesehatan juga menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas keuangan keluarga ketika menghadapi risiko kesehatan yang tidak terduga.

Momentum Hari Anak Nasional menjadi pengingat bahwa perjalanan anak meraih cita-cita dapat terganggu apabila keluarga tidak memiliki kesiapan finansial menghadapi biaya pengobatan.

Berdasarkan Profil Statistik Kesehatan 2025 yang diterbitkan Badan Pusat Statistik (BPS), sebanyak 40,12% anak balita mengalami keluhan kesehatan, menjadikan kelompok usia tersebut sebagai salah satu yang memiliki tingkat gangguan kesehatan tertinggi.

Data Allianz Indonesia juga menunjukkan tren serupa. Hingga semester I 2026, perusahaan memberikan perlindungan kepada lebih dari 119 ribu tertanggung berusia 021 tahun.

Selama periode Januari hingga Juni 2026, Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA), diare, dan infeksi tenggorokan menjadi tiga penyebab klaim kesehatan terbanyak pada kelompok usia tersebut. Pada periode yang sama, Allianz Indonesia membayarkan klaim kesehatan lebih dari Rp212 miliar bagi nasabah berusia 021 tahun.

Head of Product Allianz Syariah Indonesia, Rina Triana, mengatakan ketika anak sakit, fokus utama orang tua adalah memastikan mereka memperoleh penanganan medis terbaik. Karena itu, kesiapan finansial menjadi penting agar keluarga tidak terbebani oleh biaya pengobatan saat proses pemulihan berlangsung.

Menurutnya, perlindungan kesehatan melalui asuransi dapat menjadi salah satu bentuk antisipasi agar keluarga memiliki dukungan finansial ketika menghadapi risiko kesehatan yang tidak terduga.

Allianz juga menyoroti masih tingginya porsi pengeluaran kesehatan yang ditanggung langsung oleh rumah tangga. Berdasarkan data BPS, sekitar separuh biaya kesehatan di Indonesia masih berasal dari pengeluaran pribadi (out-of-pocket expenditure), sehingga berpotensi mengganggu berbagai rencana keuangan keluarga apabila tidak diantisipasi.

Kondisi tersebut membuat perencanaan keuangan keluarga tidak hanya perlu mencakup dana pendidikan dan dana darurat, tetapi juga perlindungan kesehatan yang mampu menjaga stabilitas finansial ketika risiko terjadi.

Rina menambahkan asuransi kesehatan tidak hanya membantu membiayai pengobatan, tetapi juga menjaga agar tujuan jangka panjang keluarga, termasuk pendidikan dan masa depan anak, tetap dapat diwujudkan.

GCG BUMN
Melalui peringatan Hari Anak Nasional, Allianz Indonesia mengajak masyarakat menjadikan perlindungan kesehatan sebagai bagian dari perencanaan masa depan anak sehingga keluarga memiliki ketahanan finansial untuk menghadapi berbagai risiko yang mungkin muncul di kemudian hari. (mas)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories