telkomsel halo

Krom Bank perkuat pertahanan digital hadapi serangan Account Takeover

06:58:00 | 08 Okt 2026
Krom Bank perkuat pertahanan digital hadapi serangan Account Takeover
JAKARTA (IndoTelko) Krom Bank Indonesia memperkuat sistem keamanan layanan perbankan digital untuk menghadapi ancaman fraud yang semakin kompleks, termasuk serangan pengambilalihan akun atau account takeover (ATO).

Anak usaha Kredivo Group tersebut menggandeng SHIELD, perusahaan penyedia device-first fraud intelligence, untuk meningkatkan kemampuan deteksi terhadap aktivitas mencurigakan yang berlangsung selama sesi perbankan nasabah.

Kolaborasi ini memungkinkan Krom Bank memperoleh visibilitas secara real-time terhadap perilaku perangkat selama nasabah melakukan aktivitas perbankan, mulai dari proses login hingga logout.

Langkah tersebut dinilai penting karena pelaku fraud kini tidak hanya mengandalkan metode konvensional. Serangan dapat dilakukan melalui aplikasi palsu, screen sharing, perangkat lunak akses jarak jauh, hingga teknologi berbasis kecerdasan buatan seperti deepfake dan rekayasa sosial.

Krom Bank juga mencatat meningkatnya praktik account sharing yang berpotensi menimbulkan risiko keamanan dan kepatuhan di industri perbankan.

Melalui integrasi solusi SHIELD, Krom Bank mencatat peningkatan kemampuan deteksi. Perusahaan menyebut 100% upaya screen sharing berhasil terdeteksi, sementara kemampuan mendeteksi account takeover meningkat hingga 10 kali lipat.

Selain itu, deteksi terhadap praktik account sharing meningkat 50 kali lipat dan waktu deteksi fraud menjadi 95% lebih cepat.

SHIELD Device ID menjadi salah satu teknologi yang digunakan untuk mengenali perangkat secara unik dan persisten. Teknologi tersebut diklaim memiliki tingkat akurasi lebih dari 99,9%, termasuk ketika perangkat telah menjalani factory reset atau aplikasi mengalami cloning.

Sementara SHIELD Fraud Intelligence menambahkan lebih dari 20 indikator risiko secara real-time ke dalam model pengamanan Krom Bank. Indikator tersebut digunakan untuk mengidentifikasi aktivitas seperti screen sharing, remote access software, deepfake, account sharing dan AI-enabled social engineering.

Co-Founder & CTO Krom Bank, Tan Alie, mengatakan perkembangan teknologi fraud berbasis AI membuat pendekatan keamanan yang hanya mengandalkan app hardening tidak lagi memadai.

“SHIELD hadir sebagai lapisan pertahanan penting untuk memberikan perlindungan menyeluruh, sehingga Krom Bank dapat mendeteksi dan menghentikan berbagai teknologi fraud yang semakin canggih tanpa mengorbankan pengalaman maupun privasi pengguna,” ujarnya.

Founder & CEO SHIELD, Justin Lie, menambahkan bahwa serangan fraud modern kerap berlangsung sepanjang sesi pengguna dan memanfaatkan berbagai perangkat maupun tools yang dirancang untuk menghindari deteksi.

Menurutnya, kemampuan mengidentifikasi perangkat dan mendeteksi tools berbahaya secara real-timemenjadi bagian penting dalam memperkuat sistem pencegahan fraud di layanan perbankan digital.

GCG BUMN
Krom Bank menilai penguatan keamanan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kepercayaan nasabah sekaligus mendukung ekspansi layanan perbankan digital yang aman dan berkelanjutan. (mas)

Ikuti terus perkembangan berita ini dalam topik
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories