JAKARTA (IndoTelko) Schneider Electric memperoleh pengakuan sebagai Future of Inclusion Lighthouse dari World Economic Forum (WEF) berkat implementasi Senior Talent Program, sebuah inisiatif global yang ditujukan untuk mendukung pengembangan karier karyawan berpengalaman.
Penghargaan tersebut menegaskan komitmen Schneider Electric dalam menciptakan lingkungan kerja yang inklusif bagi seluruh kelompok usia, sekaligus menjawab tantangan perubahan demografi tenaga kerja, kesenjangan keterampilan, dan meningkatnya usia produktif karyawan di berbagai negara.
Melalui Senior Talent Program, perusahaan memberikan kesempatan bagi karyawan yang berada pada tahap karier lanjut untuk menentukan arah pengembangan profesional yang sesuai dengan aspirasi mereka. Pilihan yang tersedia mencakup pengambilan tanggung jawab yang lebih besar, penguatan peran yang sedang dijalankan, perpindahan ke fungsi baru, berbagi pengalaman dengan generasi penerus, hingga persiapan memasuki masa pensiun.
Program yang diluncurkan secara global sejak 2021 ini merupakan bagian dari strategi sumber daya manusia Schneider Electric dalam membangun perusahaan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Inisiatif tersebut dirancang agar setiap karyawan memperoleh akses yang setara terhadap peluang pengembangan karier di berbagai fase perjalanan profesional mereka.
Dalam pelaksanaannya, Schneider Electric mengombinasikan kerangka kerja global dengan penyesuaian kebutuhan di masing-masing negara. Program ini bertumpu pada empat pilar utama, yaitu Accelerate, Continue, Pivot, dan Transition. Keempat pilar tersebut diperkuat melalui berbagai inisiatif seperti peningkatan keterampilan (upskilling), pembaruan keterampilan (reskilling), transfer pengetahuan, mentoring dua arah, coaching, peluang kontrak kerja baru, hingga kolaborasi pascapensiun.
Hingga akhir 2025, sebanyak 93% karyawan Schneider Electric yang berada pada tahap karier lanjutan telah bekerja di negara-negara yang menyediakan dukungan pengembangan karier melalui program tersebut. Perusahaan juga mencatat peningkatan keterlibatan karyawan serta semakin aktifnya diskusi mengenai perencanaan karier di kalangan talenta senior.
President Director Schneider Electric Indonesia & Timor-Leste, Martin Setiawan, mengatakan bahwa pengalaman menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong ketahanan bisnis, inovasi, dan budaya kerja yang inklusif.
“Kami bangga memperoleh pengakuan sebagai Future of Inclusion Lighthouse atas program talenta berpengalaman yang kami jalankan. Dengan membuka ruang bagi karyawan untuk menentukan langkah karier berikutnya, kami dapat menciptakan peluang yang lebih setara, memperkuat kolaborasi lintas generasi, serta memastikan keahlian yang dimiliki tetap memberikan nilai bagi karyawan, pelanggan, dan perusahaan,” ujarnya.
Senior Talent Program juga menjadi bagian dari strategi Schneider Sustainability Impact 2030. Dalam agenda tersebut, inklusi usia ditetapkan sebagai salah satu fokus utama perusahaan yang dipantau melalui indikator kinerja khusus serta evaluasi berkala oleh jajaran manajemen di berbagai wilayah operasional Schneider Electric. (mas)