JAKARTA (IndoTelko) - Primaya Hospital Kelapa Gading memperluas layanan Cardiac & Vascular Center dengan menghadirkan teknologi ablasi jantung tanpa radiasi atau non-fluoroscopic cardiac ablation untuk penanganan gangguan irama jantung (aritmia).
Teknologi tersebut memanfaatkan sistem 3D electro-anatomical mapping yang memungkinkan dokter memetakan anatomi dan jalur listrik jantung secara real-time tanpa ketergantungan pada paparan sinar X-Ray.
Dengan pendekatan tersebut, tindakan ablasi diklaim menjadi lebih presisi, minimal invasif, serta lebih aman bagi pasien maupun tenaga medis.
Pengenalan teknologi dilakukan melalui kegiatan “Live Case Hands on Non Fluoroscopic Ablation Course” yang melibatkan sejumlah dokter spesialis jantung dari Primaya Hospital Kelapa Gading, di antaranya Yoga Yuniadi, Budi Ario Tejo, dan Ridwan Rasyid Waliyuddin.
Kegiatan tersebut juga berkolaborasi dengan Yenn-Jiang Lin dari Taichung Veterans General Hospitalserta melibatkan Indonesian Heart Rhythm Society.
Dokter spesialis jantung sekaligus pengurus Asia Pacific Heart Rhythm Society, Yoga Yuniadi, menjelaskan atrial fibrilasi (AF) menjadi salah satu gangguan irama jantung yang terus meningkat di kawasan Asia Pasifik.
Ia menyebut jumlah penderita AF di Asia Pasifik diperkirakan mencapai 50 juta orang, sementara di Indonesia berkisar 3-5 juta pasien. Banyak kasus tidak terdeteksi karena sebagian besar penderita tidak menunjukkan gejala.
Menurutnya, keluhan jantung berdebar tidak boleh dianggap sepele karena dapat meningkatkan risiko stroke hingga lima kali lipat.
Selain teknologi non-fluoroscopic ablation, perkembangan terapi aritmia juga mengarah pada penggunaan Pulse Field Ablation yang dinilai memiliki tingkat keamanan lebih baik dan minim risiko komplikasi.
Direktur Primaya Hospital Kelapa Gading, Ferry Aryo, mengatakan penguatan layanan tersebut menjadi bagian dari komitmen rumah sakit menghadirkan layanan jantung modern berstandar internasional di Indonesia.
Saat ini, Cardiac & Vascular Center Primaya Hospital Kelapa Gading telah menyediakan berbagai layanan jantung terpadu mulai dari angioplasti, PCI, CABG, hingga ablasi jantung. (mas)