telkomsel halo

Rukita masuk Impact Story 2025, intensitas karbon jauh di bawah standar global

07:07:00 | 07 May 2026
Rukita masuk Impact Story 2025, intensitas karbon jauh di bawah standar global
JAKARTA (IndoTelko) - PT Rukita Bhinneka Indonesia menunjukkan kinerja keberlanjutan dengan mencatat intensitas karbon rata-rata sebesar 13,1 kgCOâ‚‚ per meter persegi. Capaian ini berada 11% di bawah rata-rata nasional dan terpaut hingga 77% lebih rendah dibandingkan standar global.

Kinerja tersebut mengantarkan Rukita masuk dalam publikasi “Impact Story 2025” yang dirilis UN Global Compact Network Indonesia (IGCN). Dalam laporan itu, Rukita menjadi satu-satunya perusahaan coliving asal Indonesia yang dinilai berkontribusi nyata terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), bersanding dengan sejumlah korporasi besar nasional dari total 38 entitas terpilih.

CEO & Founder Rukita, Sabrina Soewatdy, menyatakan pengakuan ini mempertegas relevansi model bisnis yang menggabungkan penyediaan hunian modern dengan prinsip ramah lingkungan. Menurutnya, pendekatan tersebut tidak hanya berdampak positif bagi lingkungan, tetapi juga memberikan nilai ekonomi jangka panjang bagi pemilik properti.

Dari sisi implementasi, proyek Rukita Askara Tanah Abang mencatat intensitas karbon lebih rendah lagi, yakni 9,37 kgCOâ‚‚/m². Selain itu, efisiensi juga terlihat pada konsumsi air yang mencapai 147 liter per orang per hari, lebih hemat dibandingkan rata-rata nasional maupun global.

Upaya efisiensi tersebut didorong kolaborasi seluruh ekosistem, mulai dari pemilik properti, penghuni, hingga tim operasional. Rukita juga telah menerapkan penggunaan lampu LED di seluruh unit, memanfaatkan energi terbarukan melalui pemanas air tenaga surya di sebagian portofolio, serta mengadopsi teknologi untuk memantau penggunaan energi dan sumber daya secara real-time.

Perusahaan menilai, strategi keberlanjutan yang dijalankan turut berdampak pada kinerja bisnis. Melalui audit emisi yang mencakup lingkup operasional secara menyeluruh, efisiensi yang dilakukan berkontribusi terhadap operasional yang lebih optimal sekaligus menjaga daya saing aset properti.

GCG BUMN
Sejak bergabung dengan United Nations Global Compact pada Juli 2025, Rukita terus memperkuat implementasi prinsip ESG dengan mengadopsi praktik global melalui jaringan IGCN. Ke depan, perusahaan menargetkan perluasan dampak keberlanjutan sekaligus mendorong adopsi standar hunian ramah lingkungan di sektor properti nasional. (mas)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories