JAKARTA (IndoTelko) Astra Property memperkuat perannya sebagai pengembang properti terpadu melalui strategi pertumbuhan berbasis tiga pilar bisnis, yakni residensial, komersial, serta infrastruktur industri dan logistik.
Langkah strategis ini dilakukan untuk menjaga pertumbuhan yang seimbang di seluruh lini usaha sekaligus merespons kebutuhan pasar properti yang terus berkembang di Indonesia.
Presiden Direktur Astra Property, Wibowo Muljono, mengatakan penguatan seluruh lini bisnis secara paralel sepanjang 2025 mencerminkan visi perusahaan dalam membangun ekosistem properti terintegrasi.
Menurutnya, strategi diversifikasi tersebut mulai memberikan kontribusi nyata terhadap stabilitas dan kualitas portofolio perusahaan, termasuk melalui penguatan kapabilitas di sektor industri dan logistik.
Di segmen residensial, Astra Property telah mengembangkan tiga proyek rumah tapak dan dua apartemen, dengan lebih dari 1.400 unit telah diserahterimakan.
Pada 2025, kehadiran Singapore Intercultural School (SIS) di kawasan Asya memperkuat ekosistem residensial. Tahun ini, DBL Academy di Asya dan Tangkas Sport Center di Gatot Subroto dijadwalkan mulai beroperasi.
Selain itu, proyek perumahan modern Altéa BLVD akan melakukan serah terima perdana untuk Klaster Rivara, sementara pengembangan NavaPark 2 terus berlanjut.
Di sektor komersial, gedung Arumaya Financial Center di kawasan The Arumaya dijadwalkan mulai beroperasi pada kuartal II 2026.
Sementara pada sektor industri dan logistik, Astra Property memperkuat eksistensinya melalui akuisisi Cikarang Logistics Park 1 dan 2 serta PT Mega Manunggal Property Tbk (MMP).
Akuisisi tersebut menambah 13 aset pergudangan modern di Jabodetabek dan Jawa Timur untuk mendukung kebutuhan logistik dan distribusi. Tahun ini, pengembangan proyek Cibinong Logistics Hub dan kawasan Blok H Cibitung juga menjadi bagian dari ekspansi perusahaan.
Astra Property menyebut seluruh pertumbuhan bisnisnya dijalankan selaras dengan program Astra 2030 Sustainability Aspirations melalui strategi keberlanjutan Astra Triple-P yang mencakup Portfolio, People, dan Public Contribution.
Sepanjang 2025, perusahaan mencatat bauran energi terbarukan sebesar 26,79% dari total kebutuhan energi operasional. Arumaya Financial Center juga meraih pengakuan desain Gold Greenship New Building dari Green Building Council Indonesia (GBCI).
Dalam aspek keberlanjutan, beberapa proyek seperti Menara Astra dan The Arumaya telah menerapkan sistem daur ulang air, zero waste to landfill, hingga rainwater harvesting.
Di sisi keselamatan kerja, Astra Property mencatat zero fatality sepanjang 2025, baik pada tahap konstruksi maupun operasional.
Sementara melalui berbagai program sosial seperti Astra Sehat, Astra Cerdas, Astra Kreatif, dan Astra Hijau, perusahaan telah menjangkau lebih dari 2.079 penerima manfaat.
Ke depan, Astra Property menegaskan akan terus memanfaatkan peluang pertumbuhan secara terukur sambil menjaga kualitas produk, memperkuat sinergi ekosistem, dan menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan. (mas)