telkomsel halo

Allianz perkuat UMKM lewat program EMPOWERED+

08:07:00 | 29 Apr 2026
Allianz perkuat UMKM lewat program EMPOWERED+
JAKARTA (IndoTelko) - Allianz Indonesia melalui Yayasan Allianz Peduli menggandeng lingkaran untuk memperkuat pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui program EMPOWERED+.

Program ini menjadi bagian dari pilar corporate social responsibility (CSR) Allianz Indonesia di bidang pemberdayaan ekonomi, dengan fokus membantu UMKM tumbuh lebih inklusif dan berkelanjutan.

Melalui EMPOWERED+, pelaku UMKM, termasuk usaha yang melibatkan penyandang disabilitas, didorong memperkuat fondasi bisnis mereka. Penguatan dilakukan mulai dari strategi pemasaran, efisiensi operasional, hingga pengelolaan keuangan agar usaha lebih siap berkembang.

Dalam tahap pembelajaran atau learning phase, peserta mendapatkan masterclass terstruktur dan mentoring intensif. Mereka juga diminta menyusun scale-up plan sebagai peta jalan pertumbuhan bisnis.

Proses pembelajaran didukung sistem Learning Management System (LMS) agar materi dapat diakses fleksibel dan perkembangan peserta bisa dipantau.

Setelah fase pembelajaran selesai, program berlanjut ke tahap akselerasi pada 2026. Fokus tahap ini adalah implementasi rencana pertumbuhan, pendampingan berkelanjutan, monitoring, serta evaluasi dampak.

Ketua Yayasan Allianz Peduli, Ni Made Daryanti, mengatakan EMPOWERED+ dirancang bukan sekadar pelatihan, tetapi sebagai proses pendampingan untuk membangun kesiapan UMKM bertumbuh secara berkelanjutan.

Menurut dia, UMKM memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional, sehingga perlu mendapat akses penguatan kapasitas yang relevan, termasuk bagi UMKM inklusif.

Secara keseluruhan, program ini melibatkan 450 peserta UMKM dari seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, 25 UMKM terpilih melalui proses seleksi dan onboarding.

Salah satu elemen utama program adalah penyusunan scale-up plan yang komprehensif sebagai dasar implementasi pertumbuhan usaha. Allianz juga menyiapkan seed funding bagi UMKM terpilih untuk mendukung fase akselerasi 2026.

Direktur lingkaran, Wendy Pratama, menyebut UMKM dapat tumbuh lebih cepat jika memiliki akses pengetahuan, pendampingan, dan alat ukur yang tepat.

Adapun lima UMKM unggulan dalam program ini antara lain Creative Batik, Semesta Agro Indonesia, Narasa Pangan Nusantara, Kriya Kite Indonesia, dan Ikanesia Nusantara Akuamarin.

Kelima UMKM tersebut bergerak di berbagai sektor, mulai dari industri kreatif, agroindustri, pangan lokal, usaha sosial, hingga ekonomi sirkular.

Pada 2026, Allianz akan fokus memastikan implementasi scale-up plan berjalan disiplin dan dampaknya dapat diukur secara lebih terstruktur, baik dari sisi pertumbuhan usaha maupun dampak sosial-ekonomi.

GCG BUMN
Melalui program ini, Allianz berharap dapat mendorong lahirnya UMKM yang lebih kuat, inklusif, dan berkelanjutan demi mendukung ketahanan ekonomi nasional. (mas)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories