telkomsel halo

Kinerja Cloudera ditopang pendapatan baru dan ekspansi bisnis

08:39:00 | 18 Feb 2026
Kinerja Cloudera ditopang pendapatan baru dan ekspansi bisnis
JAKARTA (IndoTelko) Cloudera membukukan kinerja fiskal terbaik sepanjang sejarah perusahaan pada tahun fiskal 2026 (FY26), ditopang pertumbuhan pendapatan baru dan ekspansi bisnis yang melonjak 50% secara tahunan pada kuartal keempat.

Momentum tersebut membawa perusahaan memasuki FY27 dengan fundamental yang dinilai solid, terutama dari sisi recurring revenue dan akuisisi pelanggan. Annual Recurring Revenue (ARR) mencatat peningkatan kuat, sementara jumlah pelanggan baru melonjak lebih dari 100% pada kuartal terakhir di seluruh wilayah operasional.

Permintaan enterprise terhadap platform data dan AI hybrid—yang dapat diimplementasikan di cloud, pusat data, maupun edge—menjadi pendorong utama pertumbuhan pendapatan.

Model bisnis berbasis langganan menjadi penopang utama stabilitas arus kas Cloudera. Peningkatan ARR menunjukkan visibilitas pendapatan jangka panjang yang lebih terprediksi, sekaligus memperkuat struktur keuangan perusahaan.

Lonjakan pelanggan baru di Q4 turut mencerminkan keberhasilan strategi ekspansi pasar dan monetisasi solusi data serta AI. Pertumbuhan ini memberi ruang bagi perusahaan untuk mempercepat investasi pada inovasi produk dan ekspansi global.

Untuk menjaga momentum, Cloudera melanjutkan strategi ekspansi anorganik melalui akuisisi Taikun—menjadi akuisisi ketiga dalam dua tahun terakhir. Langkah ini memperluas kapabilitas pengelolaan Kubernetes dan infrastruktur cloud hybrid, sekaligus memperkuat positioning di segmen enterprise berskala besar.

Di sisi produk, integrasi teknologi seperti Trino, Shared Data Experience (SDX), hingga pengembangan arsitektur lakehouse berbasis Apache Iceberg menjadi bagian dari strategi meningkatkan nilai tambah pelanggan dan memperdalam penetrasi pasar.

Sertifikasi kepatuhan seperti FedRAMP Moderate, GovRAMP Authorized, dan TX-RAMP Level 2 juga memperluas akses ke sektor pemerintahan dan industri dengan regulasi ketat—segmen dengan kontrak bernilai tinggi dan durasi panjang.

Sepanjang FY26, Cloudera membuka kantor baru di San Jose dan Arab Saudi serta merekrut lebih dari 570 karyawan di 30 negara. Pada FY27, perusahaan menargetkan tambahan sekitar 650 talenta baru, mencerminkan optimisme terhadap prospek pertumbuhan.

Ekosistem kemitraan strategis juga diperluas, termasuk dengan Amazon Web Services, Intel Corporation, Dell Technologies, dan ServiceNow guna mendorong adopsi enterprise AI berskala besar.

CEO Cloudera, Charles Sansbury, menyatakan perusahaan memasuki FY27 dengan neraca dan portofolio yang semakin kuat. Fokus diarahkan pada perluasan kapabilitas AI inferencing hingga ke pusat data untuk meningkatkan fleksibilitas dan keamanan implementasi.

GCG BUMN
Dengan pertumbuhan ARR yang solid, lonjakan pelanggan baru, serta strategi ekspansi terukur, Cloudera menunjukkan kombinasi kinerja keuangan yang kuat dan investasi agresif untuk mempertahankan momentum di pasar data dan AI global. (mas)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories