Paket Semangat Kemerdekaan
Paket Semangat Kemerdekaan
telkomsel halo

Integrasi digital akan tingkatkan GDP Asean

08:35:09 | 14 Dec 2020
Integrasi digital akan tingkatkan GDP Asean
Angkasa Pura 2
JAKARTA (IndoTelko) - ASEAN diharapkan dapat mempercepat terwujudnya intergrasi digital yang berpotensi menghasilkan peningkatan GDP negara-negara di kawasan tersebut hingga senilai US$1 triliun pada tahun 2025.

Demikian disampaikan Deputy Secretary-General for ASEAN Economic Community Dr. Aladdin D. Rillo, dalam panel yang digelar beberapa waktu lalu.

Sehubungan dengan hal tersebut, Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) berkolaborasi dengan Huawei Indonesia, menggelar dialog interaktif dan pertukaran pandangan serta gagasan antara para pembuat kebijakan, akademisi, dan pakar industri tentang konektivitas digital ASEAN yang terbangun saat ini, serta tantangan dan potensinya untuk makin meningkatkan digitalisasi ASEAN.

“Saya melihat konektivitas dan transformasi digital sebagai prioritas utama dan menjadi isu bersama yang saling terkait dan memengaruhi ekonomi semua sektor. Untuk mewujudkannya, dibutuhkan pendekatan atau respon dan partisipasi dari multi-stakeholder, termasuk sektor swasta seperti Huawei,” kata Aladdin D. Rillo.

Rillo menambahkan bahwa ASEAN membutuhkan kontribusi dari seluruh pemangku kepentingan, mulai dari negara, akademik, hingga sektor swasta – termasuk perusahaan seperti Huawei – untuk menjawab sejumlah kebutuhan yang menjadi prioritas negara-negara di kawasan serta memastikan keberlangsungan transformasi digital, termasuk dalam hal ini adalah mengembangkan keterampilan digital, mendorong terwujudnya tata kelola data digital, memperkuat keamanan siber dan meningkatkan konektivitas digital. Ini dapat dituntaskan melalui pertukaran data guna memandu dalam penyusunan kebijakan dan pelayanan publik, serta melalui penyediaan beragam solusi digital untuk tujuan membangun resiliensi.

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) telah dan makin memainkan peran fundamental dalam menanggulangi COVID-19 serta membantu meringankan dampak buruknya. Berbagai industri di kawasan ASEAN makin meyakini bahwa TIK akan mampu menjadi pendorong utama bagi percepatan pemulihan pasca pandemi.

Transformasi digital juga diyakini akan makin memperkuat konektivitas di antara anggota ASEAN dan mendorong negara-negara tersebut untuk memanfaatkan penggunaan teknologi digital dengan lebih baik lagi guna mendukung pertumbuhan bisnis maupun kepentingan pemerintah serta masyarakat di kawasan yang berpenduduk 650 juta jiwa.

Sementara itu, Pendiri dan Ketua FPCI Dr. Dino Patti Djalal, mengatakan konektivitas digital menjadi kian relevan seiring pandemi COVID-19 yang melanda dunia. Penelitian menunjukkan bahwa negara-negara dengan infrastruktur konektivitas yang kuat mampu mengurangi hingga setengah dari dampak penurunan pertumbuhan ekonomi yang diakibatkan wabah tersebut.

Paket Semangat Kemerdekaan
“Terkait digitalisasi, kita perlu meningkatkan literasi, akses dan infrastruktur digital. Jika kita melakukannya dengan benar, kita sebenarnya dapat mewujudkan visi keseteraan pendidikan. Regulasi yang selaras di antara 10 negara ASEAN merupakan hal yang paling penting. Apapun visi kita dalam mendigitalkan ASEAN, regulasi selalu menjadi tantangan utaman. Apabila tantangan tersebut dapat teratasi dengan baik, niscaya kita dapat membuat kemajuan yang pesat," ujar Dr. Dino.

Vice President Huawei Asia Pasifik Jay Chen meyakini bahwa peningkatan pengetahuan, teknologi dan data, serta terwujudnya integrasi digital akan turut mendukung negara-negara ASEAN dalam menyelaraskan upaya mereka mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan, serta membuka pintu bagi ASEAN agar makin solid sebagai kekuatan ekonomi yang sesungguhnya dan otonom di kancah perekonomian digital dunia.

“Sebagai penyedia infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi serta perangkat-perangkat cerdas terkemuka global, Huawei berkomitmen untuk terus menjalin kerja sama dengan para mitranya di seluruh dunia dalam rangka mendukung ASEAN melalui inisiatif-inisiatif yang digelar untuk tujuan transformasi dan integrasi kawasan,” ucap Jay Chen.(wn)

telkom sigma
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories
Data Center Service Provider of the year
Financial Analysis
Sah! Indosat dan Tri merger
Telkom Digital Permata