telkomsel halo

Tiga konsorsium lolos prakualifikasi proyek BTS 4G BAKTI

09:41:00 | 13 Nov 2020
Tiga konsorsium lolos prakualifikasi proyek BTS 4G BAKTI
Angkasa Pura 2
JAKARTA (IndoTelko) - Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) mengumumkan peserta yang lolos prakualifikasi proyek pengadaan BTS 4G dan infrastruktur pendukungnya pada 9 November 2020.

Dikutip dari situs resmi BAKTI, Kelompok Kerja Pemilihan Proyek Penyediaan Infrastruktur BTS 4G dan pendukungnya menyatakan pekerjaan proyek tersebut dibagi atas beberapa paket pekerjaan.

Jika dilihat dari pengumuman, terdapat tiga konsorsium yang lolos yakni Konsorsium Infrastruktur Bisnis Sejahtera-ZTE Indonesia, Konsorsium Lintasarta-Huawei, dan Konsorsium Fiberhome-TelkomInfra-MTD.

Misalnya, untuk Paket pekerjaan Papua Bagian Timur Selatan yang lolos adalah Konsorsium Infrastruktur Bisnis Sejahtera-ZTE Indonesia.

Paket Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan yang lolos adalah Konsorsium Fiber Home-TelkomInfra-MTD dan Konsorsium Lintasarta Huawei.

Paket Sulawesi dan Maluku yang lolos adalah Konsorisum Fiberhome-Telkominfra-MTD dan Lintasarta-Huawei.

Paket Papua Barat dan Papua Bagian Tengah-Barat yang lolos adalah Infrastruktur Bisnis-ZTE Indonesia dan Lintasarta-Huawei. Paket Papua Bagian Tengah-Utara yang loloas adalah Infrastruktur Bisnis Sejahtera-ZTE Indonesia.

Paket Papua Bagian Timur-Selatan yang lolos adalah Infrastruktur Bisnis Sejahtera-ZTE Indonesia.

Sebelumnya, Menteri Kominfo menyatakan pada tahun 2020 Kominfo melalui BLU BAKTI sudah membangun 1.209 BTS aktif dan untuk bisa aktif tentu harus bisa bekerja bersama mitra kerja operator seluler.

Pada tahun 2021 nanti Kementerian Kominfo juga akan membangun 4.200 BTS 4G di seluruh Indonesia di wilayah 3T, sedangkan tahun 2022 akan dibangun 3.704 BTS 4G sehingga keseluruhannya berjumlah 9.113 BTS pasif, dan dalam kerja sama dengan operator seluler akan menjadi aktif tersedianya sinyal 4G secara merata di seluruh wilayah 3T.

“Dalam kerja sama dengan operator seluler untuk wilayah non 3T atau wilayah komersial, saya tentu berharap kerja sama ini secara simultan kita bisa menyelesaikan 3.435 BTS untuk 3.435 desa di wilayah non 3T atau wilayah komersial yang menjadi area atau wilayah penugasan bagi operator seluler," ujarnya.(wn)

Ikuti terus perkembangan berita ini dalam topik
telkom sigma
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
Telkom Digital Solution
More Stories
Data Center Service Provider of the year
XL Ditengah Pandemi