Telkom Marketing 2
Telkom Marketing 2
blanja 2019
telkomsel halo

Milenial senang liburan sendirian

11:46:34 | 30 Nov 2019
Milenial senang liburan sendirian
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) - Survei Klook secara global, menunjukkan hubungan “Love & Hate” terhadap berpergian liburan sendirian.

Hasil survei menemukan 79% dari responden di Indonesia sudah pernah pergi liburan solo atau sedang mempertimbangkannya, tanpa melihat umur dan gender.

Para responden di Indonesia melihat liburan sebagai cara untuk melepaskan diri dari rutinitas normal dan istirahat dari pekerjaan, rata-rata 62% responden memilih ini, yang ternyata lebih tinggi dari rata-rata secara global yaitu 60%.

Liburan solo menarik para milenial dan generasi Z Indonesia, di mana ada 80% lebih dari milenial dan generasi Z pernah liburan solo atau sedang mempertimbangkannya. Kebanyakan dari responden milenial dan generasi Z melihat liburan solo sebagai hadiah untuk diri sendiri.
 
Sebanyak 56% dari wisatawan solo Indonesia memilih untuk mencoba aktivitas-aktivitas dan atraksi lokal yang harus dicoba ketika berlibur. Sementara itu, 51% dari responden Indonesia tidak keberatan untuk berlibur tanpa ada persiapan khusus, dan 57% dari responden wanita mengatakan demikian.

Di antara hampir 2,200 orang Indonesia yang disurvei oleh Klook, 79% mengatakan mereka sudah pernah berlibur sendiri atau sedang mempertimbangkannya. Ketika membandingkan preferensi secara generasi, 85% dari responden Generasi Z (18 sampai dengan 24 tahun) dan 80% dari responden Generasi Milenial (25 sampai 39 tahun) mengatakan mereka sudah pernah berlibur sendiri atau tertarik untuk merencanakan perjalanan solo. Gagasan perjalanan solo lebih menarik untuk orang Indonesia yang lebih muda ketimbang yang lebih tua, dimana hanya 67% dari Generasi X (40 sampai 54 tahun) dan 56% dari Baby Boomer (lebih dari 55 tahun) tertarik untuk melakukan perjalanan solo.

“Sangat menarik melihat keinginan kuat dari berbagai demografi untuk berlibur solo. Menariknya, kami telah mengobservasi adanya perbedaan yang mengejutkan, dimana para wisatawan mencari waktu yang lebih banyak untuk diri sendiri, namun khawatir akan merasa kesepian, yang menghasilkan hubungan “love & hate” dengan liburan solo,” ucap Direktur Pemasaran Regional, Klook Asia Tenggara Marcus Yong.(pg)

telkom sigma
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
More Stories
telkom sigma