Telkom Marketing 2
Telkom Marketing 2
blanja 2019
telkomsel halo

Lamudi ungkap banyak WNA beli properti di Indonesia

08:24:40 | 13 Apr 2019
Lamudi ungkap banyak WNA beli properti di Indonesia
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) - Minat warga asing untuk membeli properti di Indonesia meningkat, kesimpulan tersebut didapatkan berdasarkan jumlah orang yang mencari properti melalui portal properti Lamudi.co.id.

Sepanjang tahun 2018 menunjukkan jumlah pencarian properti dari negara lain ke Indonesia meningkat sebanyak 15% jika dibandingkan tahun 2017.

Warga negara asing yang paling banyak mencari properti di Indonesia berasal dari Malaysia, Singapura dan Australia, mayoritas warga negara asing (WNA) mencari informasi properti di kawasan Jakarta, Bali dan Batam.  

Managing Director Lamudi.co.id Mart Polman mengatakan, salah satu faktor yang membuat mengapa banyak WNA tertarik untuk membeli properti di Indonesia, karena harga properti di Indonesia  relatif lebih murah jika dibandingkan dengan negara-negara lain di kawasan Asia.

Telkom Marketing 2
“Tidak hanya itu, di Indonesia juga banyak terdapat lokasi wisata kelas dunia, faktor inilah yang juga mendorong banyak WNA untuk membeli hunian di Indonesia sebagai tempat tinggal sementara mereka ketika berlibur ke negeri ini,” kata Mart dalam keterangan kemarin.

Mart juga mengatakan faktor bisnis juga menjadi pemicu meningkatnya pencarian properti di Indonesia, banyak ekspatriat datang ke negeri ini untuk bekerja dan mereka membutuhkan tempat tinggal yang memadai sebagai penunjang aktivitas.

Angkasa Pura 2
Namun, Mart juga menghimbau bagi WNA yang ingin membeli properti di Indonesia, agar terlebih dahulu mencari tahu tentang seluk beluk syarat dan hukum pembelian properti untuk warga asing di Indonesia. Contohnya seperti harus memiliki KITAS (Kartu Izin Tinggal Sementara), jenis sertifikat hingga batasan harga properti yang bisa dibeli.(pg)

telkom sigma
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
atta 300 x 250.gif
More Stories
telkom sigma