telkomsel halo

Belanja Iklan Hanya Tumbuh 4% di Semester I 2015

14:14:58 | 23 Aug 2015
Belanja Iklan Hanya Tumbuh 4% di Semester I 2015
Ilustrasi (dok)
JAKARTA (IndoTelko) – Belanja iklan di Indonesia untuk semua media selama semester pertama 2015 sekitar Rp 57,1 triliun atau hanya tumbuh 4% dibandingkan periode sama tahun lalu.

Berdasarkan hasil survey Nielsen Advertising Information Service yang dirilis Nielsen Indonesia dari total belanja tersebut, kue iklan paling banyak didapat oleh media televisi yakni sekitar Rp41,03 triliun atau sebanyak 71,7%. Pertumbuhan ini meningkat 9% dibandingkan dengan tahun lalu.

Ditinjau dari persentasenya, pertumbuhan belanja iklan pada televise ini menunjukkan tren perlambatan. Pada semester I 2012, iklan TV masih mampu bertumbuh 24% dan kembali bertumbuh 30% pada semester I 2013. Namun mulai tahun 2014, pertumbuhannya melambat menjadi 17%.

Sementara di media cetak, baik koran dan majalah ataupun tabloid, belanja iklan yang diterima sepanjang Januari-Juni 2015 hanya 28,2% atau sekitar Rp16,12 triliun.

“Penurunan ini karena berkurangnya iklan politik yang tahun lalu sangat banyak jelang Pilpres,” papar Direktur Media Nielsen Indonesia Hellen Katherina, pekan lalu.

Dari segi rupiah, kue iklan yang didapat media cetak pada tahun ini merosot 8% dibandingkan dengan periode yang sama 2014 dan media cetak masih mendapat kue iklan Rp17,4 triliun.

Tren penurunan ini mulai terlihat sejak 2012 dan berlanjut terus menerus hingga 2015, yang pertumbuhannya pada tiap semester I adalah 14%, 13%, 5% dan kini minus 8%.

Digital tumbuh   
Sementara itu dari  laporan State of Mobile Advertising Q2 untuk Asia Pacific (APAC), Opera Mediaworks mengungkapkan Indonesia  masuk dalam empat besar untuk mobile Advertising.  Indonesia mencatat peningkatan sebesar 545%  dalam hal adopsi smartphone sejak  tahun 2013.  

Managing Director Asia Opera Mediaworks Vikas Gulati mengungkapkan ada tiga hal yang patut menjadi perhatian untuk pasar Indonesia yakni ledakan adopsi smartphone, fomat iklan, dan keragaman konten iklan.

Dari data Opera Mediaworks, banyak pengguna internet mobile di Indonesia menunjukkan ketertarikan terhadap konten bisnis dan investasi, disusul dengan situs media sosial, hiburan, teknologi, dan berita. Jumlah pengguna internet mobile yang sangat tinggi, mencapai 93%  dari total pengguna internet yang dapat mengakses konten mobile di Indonesia.(wn)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
Telkom DES
More Stories
Data Center Service Provider of the year