Ngebut Internetnya Banyak Bonusnya
Ngebut Internetnya Banyak Bonusnya
telkomsel halo

Go Internasional, Ini Strategi Telkom

18:05:17 | 12 Feb 2013
Go Internasional, Ini Strategi Telkom
Ilustrasi (DOK)
Angkasa Pura 2
JAKARTA (indotelko) – PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) pada tahun ini telah mencanangkan akan melakukan ekspansi ke 10 negara.

Lima negara sudah berhasil dijadikan basis usaha yakni  Timor Leste, Malaysia, Australia, HongKong, dan Singapura.

Lima negara berikut yang disasar adalah Macau, Taiwan, Korea Selatan, Arab Saudi,  dan  Myanmar

Nah, bagiamana strategi Telkom masuk ke 10 negara itu?

Direktur Enterprise dan Wholesale Telkom Muhammad Awaluddin mengungkapkan, anak usaha perseroan PT Telekomuniasi Indonesia International (Telin) adalah kendaraan yang digunakan untuk melakukan penetrasi.

“Telin menjadi perpanjangan dari Telkom untuk menggeluti bisnis telekomunikasi internasional  dengan selalu mengacu pada visi utama yaitu To Become The World New Digital Hub,” katanya.

Untuk diketahui, pada 2012 lalu Telin menghasilkan keuntungan sekitar Rp 1,5 triliun. Pada tahun ini diprediksi   menjadi Rp 1,7 triliun.

Dijelaskannya, pola pendekatan Telkom ke pasar internasional bisa dengan beberapa cara.

Pertama,  menjadi pemain  seluler layaknya yang dilakukan di Timor Leste dengan mendirikan Telkomcel. Hal ini juga tengah dijajaki di Myanmar dengan membidik satu lisensi seluler.

“Kalau bermain seluler kita ikut tender untuk mendapatkan lisensi. Investasi besar membangun jaringan. Tetapi dengan kondisi pasar yang masih baru, itu bisa cepat kembali investasi karena Average Revenue Per User (ARPU) masih tinggi,” katanya.

Kedua,  menjalankan Mobile Virtual Network Operator (MVNO) dengan menggandeng operator di negara yang dituju untuk mengembangkan layanan. Hal ini dilakukan di HongKong dimana KartuAS  milik Telkomsel memiliki layanan yang kompetitif disana.

Ketiga, mendirikan Business Process Outsourcing (BPO). Hal ini telah dilakukan Telkom di Australia dengan menjalankan bisnis contact center. Bahkan, kabarnya di Australia konsep MVNO juga akan dijalankan dengan menggandeng salah satu anak usaha SingTel yang ada di sana guna membidik segmen pelajar Indonesia.

Berdasarkan catatan, pada tahun ini Telkom membidik pendapatan Rp 80 triliun, sehingga wajar untuk lebih agresif hingga ke pasar internasional.(ak)

telkom sigma
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
Telkom DES
More Stories
Data Center Service Provider of the year