telkomsel halo

Telkomsel gandeng China Telecom percepat transformasi digital industri

06:59:00 | 29 Jul 2026
Telkomsel gandeng China Telecom percepat transformasi digital industri
JAKARTA (IndoTelko) - Telkomsel menjalin kerja sama dengan China Telecom Global Limited (CTG) untuk mengeksplorasi pengembangan solusi digital terintegrasi bagi sektor industri di Indonesia. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dalam ajang Mobile World Congress (MWC) Shanghai 2026.

Melalui kerja sama ini, kedua perusahaan akan mengkaji pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), layanan Information and Communication Technology (ICT), serta konektivitas 5G untuk mendukung kebutuhan industri dan sektor enterprise di Indonesia.

VP Enterprise Product Management and Development Telkomsel, Kwok Wai Kiat, mengatakan transformasi digital tidak hanya berkaitan dengan adopsi teknologi, tetapi juga bagaimana teknologi tersebut mampu memberikan dampak nyata bagi dunia usaha.

“MoU dengan CTG menjadi langkah penting untuk mengembangkan solusi berbasis 5G, AI, IoT, dan ICT yang sesuai dengan kebutuhan industri Indonesia serta membuka peluang pertumbuhan baru,” ujar Wai Kiat.

Menurut Telkomsel, karakteristik geografis Indonesia sebagai negara kepulauan dengan lebih dari 17.000 pulau membuat kebutuhan konektivitas industri semakin kompleks. Berbagai sektor seperti pertambangan, manufaktur, logistik, pelabuhan, hingga kawasan industri membutuhkan jaringan yang stabil, aman, dan mampu mendukung pengambilan keputusan secara cepat.

Dengan dukungan 5G, AI, dan IoT, perusahaan dapat mengoptimalkan operasional melalui pemantauan aset secara real-time, otomasi proses, peningkatan efisiensi, serta penguatan keselamatan kerja.

Dalam kolaborasi tersebut, CTG akan menghadirkan kapabilitas teknologi di bidang AI, IoT, dan layanan ICT. Sementara Telkomsel akan mengintegrasikan kekuatan jaringan, kanal distribusi, serta pemahaman terhadap kebutuhan pelanggan industri di Indonesia.

Kedua pihak juga akan mengeksplorasi pengembangan solusi berbasis SIM untuk kebutuhan AI dan IoT, termasuk dukungan konektivitas 5G dan LTE bagi berbagai sektor bisnis.

Telkomsel sebelumnya telah mengembangkan sejumlah implementasi 5G untuk kebutuhan industri. Salah satunya melalui penerapan 5G underground smart mining bersama Freeport Indonesia yang mendukung operasional tambang jarak jauh, peningkatan produktivitas, efisiensi energi, dan keselamatan pekerja.

Selain sektor pertambangan, Telkomsel juga mendorong penerapan private 5G untuk kawasan industri pintar di Halmahera, smart manufacturing bersama Toyota Indonesia, serta pengembangan smart factory dan smart warehousing.

VP Carrier Business China Telecom Global, Lu Faming, menyampaikan bahwa kombinasi teknologi CTG dan pengalaman Telkomsel di pasar Indonesia diharapkan mampu menghasilkan solusi digital yang lebih relevan bagi kebutuhan industri.

“Kami berharap eksplorasi bersama ini dapat menghadirkan solusi yang aman dan berdampak untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, serta keselamatan operasional industri di Indonesia,” ujar Lu Faming.

GCG BUMN
Kolaborasi Telkomsel dan CTG menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem industri digital Indonesia melalui pemanfaatan teknologi generasi baru yang mendukung percepatan transformasi bisnis. (mas)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories