JAKARTA (IndoTelko) PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) meraih enam penghargaan dalam ajang Annual Pertamina Quality Award (APQA) 2026 sebagai pengakuan atas implementasi inovasi, tata kelola, dan prinsip keberlanjutan di seluruh lini operasional perusahaan.
Pada ajang yang mengusung tema “Elevating Talent, Accelerating Innovation, Delivering Enterprise Value” tersebut, PGE meraih penghargaan The Best Quality Performance, The Best System Assurance, The Best Value Creation Achievement, dan The Best Category Achievement. Selain itu, perusahaan juga meraih penghargaan The Best KOMET Influencer serta Sustainability Excellence for Operational Unit melalui PGE Area Kamojang.
Direktur Utama PGE, Ahmad Yani, mengatakan capaian tersebut mencerminkan kuatnya budaya inovasi dan peningkatan kualitas yang telah diterapkan perusahaan.
“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa inovasi telah menjadi bagian dari budaya kerja PGE, mulai dari kantor pusat hingga area operasi. Inovasi tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kinerja, tetapi juga harus mampu menciptakan nilai tambah dan membuka peluang sumber pendapatan baru,” ujarnya.
Menurut Ahmad Yani, PGE akan terus mendorong pengembangan inovasi untuk memperkuat posisi perusahaan sebagai produsen panas bumi terkemuka dunia sekaligus pusat keunggulan panas bumi.
Keberhasilan tersebut ditopang oleh implementasi Geothermal Integrated Management System (GIMS) berbasis standar ISO yang diterapkan secara menyeluruh di seluruh area operasi. Sistem ini diperkuat melalui penerapan sistem tata kerja terintegrasi dan pengelolaan pengetahuan sebagai bagian dari budaya perbaikan berkelanjutan.
Direktur Operasi PGE, Andi Joko Nugroho, menambahkan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas operasional dan inovasi.
“Yang terpenting bukan hanya meraih penghargaan, tetapi bagaimana mempertahankan dan meningkatkan pencapaian tersebut. Inovasi telah menjadi bagian dari cara kami bekerja untuk menciptakan nilai tambah dan peluang bisnis baru,” katanya.
Pada APQA 2026, tiga gugus inovasi PGE juga meraih predikat Platinum dalam kategori Project Collaboration Improvement (PC Prove).
Gugus KATRILI mendapatkan penghargaan melalui inovasi pemanfaatan endapan silika fluida panas bumi menjadi booster nanosilika cair untuk meningkatkan keandalan operasi di Area Lahendong.
Sementara itu, gugus SIBERIAN GUYS meraih predikat Platinum melalui pengembangan AUTOCYD (Autonomous Cyber Defense) yang difokuskan untuk memperkuat keamanan siber perusahaan.
Adapun gugus i-TECS memperoleh penghargaan berkat pengembangan aplikasi Integrated Technology for Governance System (i-TECS) yang mendukung digitalisasi pemantauan sistem tata kerja.
Berbagai inovasi tersebut menjadi bagian dari upaya PGE dalam meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat tata kelola perusahaan, serta mempercepat transformasi digital untuk mendukung pengelolaan energi panas bumi yang berkelanjutan dan berdaya saing global. (mas)