JAKARTA (IndoTelko) - PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) mendukung pengembangan sepak bola usia dini dengan menjadi tuan rumah Agung Podomoro Land Cup U-12 Junior Soccer World Challenge (JSWC) 2026 South East Asia Qualifier. Untuk pertama kalinya, babak kualifikasi turnamen tersebut digelar di Indonesia.
Kompetisi yang berlangsung pada 5-7 Juni 2026 itu diikuti 21 tim, terdiri atas 20 tim dari Indonesia dan satu tim dari Laos. Seluruh peserta dibagi ke dalam empat grup untuk memperebutkan tiket menuju putaran final internasional di Jepang.
Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land Tbk, Bacelius Ruru, mengatakan penyelenggaraan turnamen tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem pembinaan sepak bola usia muda di Indonesia.
Menurutnya, kehadiran ajang bertaraf internasional di dalam negeri memberikan kesempatan lebih besar bagi akademi dan sekolah sepak bola untuk mengukur kemampuan pemain di level regional.
“Kompetisi ini tidak hanya menjadi wadah bertanding bagi pemain muda, tetapi juga kesempatan mengenal standar sepak bola internasional, membangun karakter juara, dan mempersiapkan diri menuju jenjang yang lebih tinggi,” ujarnya di Jakarta, Kamis (4/6).
Ia menambahkan, dukungan perusahaan terhadap turnamen tersebut merupakan bentuk kontribusi dalam mendorong kemajuan sepak bola nasional sekaligus menanamkan nilai disiplin, sportivitas, kepemimpinan, kerja keras, dan kolaborasi sejak usia dini.
Menurut Bacelius, kemajuan olahraga nasional memerlukan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari sektor swasta, pelaku olahraga profesional, komunitas, hingga institusi terkait agar pembinaan dapat berjalan secara berkelanjutan.
Sementara itu, President and CEO Amazing Sports Lab Japan Inc. sekaligus NARA CLUB, Mitsuru Hamada, mengatakan JSWC U-12 merupakan salah satu turnamen sepak bola usia muda paling bergengsi di Asia yang secara rutin menghadirkan akademi klub-klub elite dunia.
Ia menilai penyelenggaraan babak kualifikasi di Indonesia menjadi langkah strategis untuk memperluas jangkauan kompetisi di Asia Tenggara. Dalam satu dekade ke depan, Hamada meyakini JSWC akan berkembang menjadi turnamen yang semakin kompetitif di kawasan.
Tim terbaik dari kualifikasi di Jakarta akan mewakili Asia Tenggara pada putaran final JSWC di Jepang yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026. Di ajang tersebut, mereka akan menghadapi sekitar 40 tim dari berbagai kawasan, termasuk Eropa, Asia Timur, dan Amerika Utara.
Partisipasi dalam JSWC tidak hanya memberikan pengalaman bertanding di level internasional, tetapi juga membuka peluang bagi pemain muda untuk menunjukkan potensinya sejak dini. Sejumlah alumni turnamen ini telah berkembang menjadi pemain profesional dan memperkuat tim nasional masing-masing, seperti Lamine Yamal, Takefusa Kubo, Gavi, Ansu Fati, dan Xavi Simons.
Selama lebih dari dua dekade penyelenggaraannya, JSWC juga telah diikuti akademi klub-klub ternama dunia, antara lain Barcelona, Manchester City, Liverpool, dan Arsenal. (mas)