telkomsel halo

FEH jadi wadah sinergi pembangunan berkelanjutan

08:18:00 | 04 Jun 2026
FEH jadi wadah sinergi pembangunan berkelanjutan
JAKARTA (IndoTelko) - Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA Unpad) menginisiasi pembentukan Forum Ekonomi Hijau (FEH) sebagai wadah kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat transformasi menuju pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Forum tersebut dijadwalkan diluncurkan pada 17 Juni 2026 di Jakarta dengan melibatkan pemerintah, akademisi, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat sipil.

Pembentukan forum ini dilatarbelakangi meningkatnya tantangan perubahan iklim, kerusakan lingkungan, serta ketidakpastian ekonomi global yang menuntut lahirnya model pembangunan yang lebih berkelanjutan. IKA Unpad menilai ekonomi hijau kini bukan lagi sekadar konsep akademis, melainkan kebutuhan strategis bagi masa depan Indonesia.

Ketua Dewan Pembina IKA Unpad, Burhanuddin Abdullah, mengatakan Indonesia perlu segera mempercepat transisi menuju ekonomi yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. Menurutnya, mempertahankan pola pembangunan yang bergantung pada eksploitasi sumber daya alam justru berpotensi menimbulkan biaya ekonomi yang lebih besar di masa depan.

Ia menilai ekonomi hijau dapat menjadi sumber pertumbuhan baru yang mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya saing nasional, sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Negara yang mampu beradaptasi dengan ekonomi hijau akan memiliki posisi lebih kuat dalam persaingan global. Indonesia memiliki modal besar untuk mewujudkannya, namun diperlukan kolaborasi yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan,” ujarnya.

Secara global, konsep ekonomi hijau telah menjadi bagian penting dari agenda pembangunan berkelanjutan. Pendekatan tersebut menekankan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, perlindungan lingkungan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Di Indonesia, urgensi penerapan ekonomi hijau semakin terasa seiring meningkatnya berbagai tantangan lingkungan seperti banjir, krisis air, polusi udara, kerusakan hutan, hingga dampak perubahan iklim yang semakin nyata. Di sisi lain, Indonesia memiliki potensi besar berupa sumber daya alam, energi terbarukan, dan bonus demografi yang dapat menjadi fondasi transformasi ekonomi masa depan.

Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat IKA Unpad, Yhodhisman Soratha, menjelaskan Forum Ekonomi Hijau dirancang sebagai ruang dialog strategis yang mempertemukan berbagai perspektif untuk merumuskan arah pembangunan Indonesia yang lebih berkelanjutan.

Menurutnya, tantangan keberlanjutan tidak dapat diselesaikan oleh satu sektor saja sehingga dibutuhkan kolaborasi yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, hingga generasi muda.

Pada tahap awal, FEH akan menjadi bagian dari ekosistem IKA Unpad. Namun ke depan, forum tersebut diharapkan berkembang menjadi platform independen yang mendorong diskusi publik mengenai kebijakan ekonomi hijau, inovasi berkelanjutan, dan transformasi pembangunan nasional.

Ketua Pelaksana Forum Ekonomi Hijau, Ferdian Agustiana, menambahkan bahwa isu ekonomi hijau harus mulai diterjemahkan menjadi langkah yang konkret dan terukur.

Menurutnya, keberlanjutan tidak hanya berkaitan dengan aspek lingkungan, tetapi juga menyangkut kualitas hidup masyarakat, ketahanan ekonomi, serta kemampuan bangsa menghadapi tantangan masa depan.

“Ekonomi hijau bukan berarti menghambat pertumbuhan. Sebaliknya, ini merupakan upaya menciptakan pertumbuhan yang lebih efisien, inklusif, dan berkelanjutan tanpa meninggalkan beban lingkungan bagi generasi berikutnya,” katanya.

Peluncuran Forum Ekonomi Hijau akan menghadirkan sejumlah tokoh nasional dan pakar dari berbagai bidang untuk membahas strategi implementasi ekonomi hijau di Indonesia. Beberapa nama yang dijadwalkan hadir antara lain Menteri Koperasi sekaligus Ketua Umum IKA Unpad Ferry Juliantono, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat, serta sejumlah akademisi dan praktisi yang memiliki perhatian terhadap isu keberlanjutan.

Melalui forum ini, IKA Unpad berharap dapat mendorong lahirnya berbagai rekomendasi, kolaborasi, dan inisiatif nyata yang mendukung pembangunan nasional berbasis prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

GCG BUMN
Forum Ekonomi Hijau juga diharapkan menjadi pengingat bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan menjaga keseimbangan antara aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola demi keberlanjutan generasi mendatang. (mas)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories