JAKARTA (IndoTelko) Huawei Indonesia kembali menjalankan program sosial Huawei I Do Care CSR Qurban 2026 dengan menyalurkan 15 ekor sapi dan 60 ekor kambing ke 15 masjid di berbagai wilayah Indonesia.
Program yang telah memasuki tahun kedelapan ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Huawei dalam mendukung pembangunan sosial sekaligus memperkuat transformasi digital nasional yang inklusif.
Mengangkat tema “Berbagi Kebahagiaan, Qurban untuk Indonesia”, Huawei menilai perkembangan teknologi harus berjalan seiring dengan nilai kemanusiaan, pemerataan akses, dan pemberdayaan masyarakat di berbagai daerah.
Chairman of Board Huawei Indonesia, Xin Dajiang mengatakan, Huawei akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, universitas, mitra industri, dan komunitas lokal dalam mendukung transformasi digital Indonesia.
“Komitmen kami tetap sama, yakni Di Indonesia, Untuk Indonesia, Oleh Orang Indonesia. Melalui sinergi ini, kami ingin membantu membangun Indonesia yang lebih terhubung, cerdas, dan inklusif,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut mendapat apresiasi dari berbagai pemangku kepentingan pemerintah. Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar menyebut program CSR Huawei tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga mencerminkan sinergi antara nilai spiritual, tanggung jawab sosial, dan visi teknologi masa depan.
Sementara itu, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI, Nezar Patria menilai kemajuan teknologi, khususnya kecerdasan artifisial (AI), perlu diarahkan untuk mendukung transformasi digital yang inklusif dan mengurangi kesenjangan digital di masyarakat.
“Setiap lapisan masyarakat harus dapat memanfaatkan peluang ekonomi dan sosial dari perkembangan teknologi,” katanya.
Dukungan serupa juga disampaikan Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Talenta Kemendikdasmen RI, Dr. Mariman Darto. Menurutnya, kontribusi Huawei dalam memperluas konektivitas dan digitalisasi pendidikan hingga ke wilayah terpencil menjadi langkah penting dalam menyiapkan sumber daya manusia menghadapi era digital.
Pada kegiatan tersebut, Huawei juga melakukan penyerahan simbolis hewan qurban yang disiarkan langsung dari sejumlah kota seperti Makassar, Kudus, Bandung, dan Medan.
Turut hadir dalam acara itu sejumlah tokoh organisasi Islam, di antaranya Bendahara PP Muhammadiyah Prof. Hilman Latief dan Wakil Sekretaris Jenderal PB Nahdlatul Ulama Dr. Sidrotun Naim.
Selain program qurban, Huawei turut menggelar Executive InspiraTalk 2026 bertema “Berinovasi di Era Kecerdasan Buatan” yang diikuti mahasiswa dan pelajar dari berbagai institusi pendidikan di Jakarta.
Diskusi tersebut membahas perkembangan AI, keamanan siber, tata kelola data, hingga pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun inovasi digital yang inklusif dan bertanggung jawab.
Melalui rangkaian program tersebut, Huawei berharap dapat terus mendukung kesiapan Indonesia memasuki era All Intelligence sekaligus memperkuat pembangunan talenta digital menuju Indonesia Emas 2045. (mas)