telkomsel halo

Meta perketat akun Instagram milik remaja

07:59:00 | 25 May 2026
Meta perketat akun Instagram milik remaja
JAKARTA (IndoTelko) - Meta Indonesia memperkenalkan pengaturan konten baru untuk fitur Akun Remaja Instagram guna memperkuat perlindungan pengguna usia muda di media sosial. Pembaruan ini menghadirkan pembatasan konten dan interaksi yang lebih ketat agar pengalaman digital remaja dinilai lebih aman dan sesuai usia.

Fitur tersebut diperkenalkan dalam acara Cerdas Digital 2026 yang digelar bersama Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia serta ECPAT Indonesia.

Pengaturan baru ini terinspirasi dari klasifikasi usia film 13+ serta masukan para orang tua terkait penggunaan media sosial oleh anak-anak mereka.

Kepala Kebijakan Publik Meta Indonesia, Berni Moestafa, mengatakan pembaruan tersebut dirancang untuk membantu orang tua merasa lebih tenang saat remaja menggunakan media sosial.

Dalam pembaruan itu, Meta memperluas pembatasan terhadap konten yang dianggap tidak sesuai usia, termasuk unggahan dengan bahasa kasar, adegan berbahaya, hingga konten yang mendorong perilaku berisiko.

Pembatasan diterapkan di berbagai layanan Instagram dan Facebook, mulai dari akun pengguna, pencarian, feed, reels, stories, komentar, hingga pesan langsung.

Meta juga memperketat interaksi antar akun. Remaja kini tidak dapat mengikuti atau berinteraksi dengan akun yang rutin membagikan konten tidak sesuai usia. Akun-akun tersebut juga dibatasi untuk menghubungi remaja melalui direct message maupun komentar.

Selain itu, Meta menghadirkan opsi “Limited Content” yang memungkinkan orang tua menerapkan pembatasan tambahan, termasuk menyaring komentar dan membatasi interaksi tertentu.

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komunikasi dan Digital RI, Alexander Sabar, mengapresiasi langkah Meta dalam memperkuat perlindungan remaja melalui pendekatan berbasis usia.

Menurutnya, perlindungan anak di ruang digital membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, platform digital, orang tua, dan masyarakat.

Selebriti sekaligus orang tua, Ersa Mayori, menilai fitur tersebut membantu orang tua mengatur aktivitas digital anak tanpa harus melarang penggunaan media sosial sepenuhnya.

Sebagai tindak lanjut, Meta bersama ECPAT Indonesia juga akan menggelar program Smart Digital Parenting Workshop di sejumlah kota seperti Yogyakarta, Denpasar, Batam, dan Kupang sepanjang 2026.

GCG BUMN
Program tersebut difokuskan untuk meningkatkan literasi digital orang tua melalui edukasi, diskusi, dan pendampingan terkait keamanan digital remaja di media sosial. (mas)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories