telkomsel halo

Kinerja PGE Positif, tunjuk Dirkeu baru di RUPS 2026

05:04:00 | 23 Apr 2026
Kinerja PGE Positif, tunjuk Dirkeu baru di RUPS 2026
JAKARTA (IndoTelko) - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 dengan sejumlah keputusan strategis, termasuk pengesahan laporan keuangan dan penunjukan Fransetya Hasudungan Hutabarat sebagai Direktur Keuangan baru. Perseroan menilai momentum ini akan memperkuat akselerasi pertumbuhan sekaligus mendukung agenda transisi energi bersih di Indonesia.

Sepanjang 2025, PGE mencatat kinerja operasional yang kuat dengan produksi listrik mencapai 5.095,48 GWh, meningkat 5,55 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah perusahaan. Pencapaian ini didorong oleh beroperasinya PLTP Lumut Balai Unit 2 yang menambah kapasitas terpasang menjadi 727 MW.

Di sisi pengembangan bisnis, PGE terus memperkuat pipeline proyek melalui eksplorasi PLTP Gunung Tiga di Lampung, kerja sama dengan PLN IP untuk potensi tambahan kapasitas hingga 530 MW, serta masuknya empat proyek dalam Blue Book Bappenas 20252029. Perseroan juga mendorong inovasi melalui pengembangan green hydrogen di Ulubelu, rencana green data center berbasis panas bumi, serta inisiatif Flow2Max sebagai bagian dari strategi diversifikasi Beyond Electricity.

Kinerja operasional tersebut sejalan dengan fundamental keuangan yang solid. PGE membukukan pendapatan sebesar US$432,73 juta dan laba bersih US$137,67 juta, dengan EBITDA mencapai US$330,35 juta dan margin 76,34 persen. Kondisi ini memperkuat kemampuan perusahaan dalam mendukung investasi berkelanjutan guna mencapai target kapasitas 1 GW pada 2028 dan 1,8 GW pada 2034.

Sebagai bagian dari penguatan organisasi, PGE menunjuk Fransetya Hutabarat sebagai Direktur Keuangan menggantikan Yurizki Rio. Dengan pengalaman lebih dari 25 tahun di berbagai sektor, termasuk energi, Fransetya diharapkan dapat menjaga kesinambungan strategi sekaligus memperkuat kinerja keuangan perusahaan ke depan.

Selain itu, RUPST juga menyetujui perubahan anggaran dasar yang memungkinkan PGE mengembangkan lini bisnis baru di bidang pengolahan data, infrastruktur komputasi, serta penyewaan peralatan pertambangan sebagai sumber pendapatan tambahan.

GCG BUMN
Dengan kombinasi kinerja operasional yang kuat, fondasi keuangan yang sehat, dan penguatan kepemimpinan, PGE optimistis dapat terus memperluas peran strategisnya sebagai pemain utama panas bumi nasional sekaligus mendukung ketahanan energi berbasis energi bersih. (mas)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories