JAKARTA (IndoTelko) - Strava menghadirkan sejumlah pembaruan fitur untuk membantu pengguna melacak, memahami, dan membagikan aktivitas olahraga dengan lebih optimal. Pembaruan ini mencakup cara baru dalam merekam aktivitas, pemanfaatan data real-time, hingga fitur yang dirancang untuk membantu pengguna meningkatkan kualitas latihan.
Salah satu pengembangan terbaru adalah fitur muscle map yang saat ini tengah diuji coba dan akan segera tersedia bagi seluruh pengguna. Fitur ini dirancang untuk membantu memvisualisasikan latihan strength training, sehingga pengguna dapat melihat kelompok otot yang terlibat selama aktivitas olahraga.
Strava juga menambahkan lima jenis olahraga baru yang dapat direkam langsung melalui aplikasi, yakni basket, voli, dance, padel, dan kriket. Dengan penambahan tersebut, platform ini kini mendukung perekaman hingga 52 jenis aktivitas olahraga, sehingga pengguna memiliki lebih banyak pilihan untuk mencatat latihan mereka secara lebih spesifik.
Pembaruan lainnya hadir melalui integrasi fitur Heart Rate via AirPods, yang memungkinkan pengguna mengirimkan data detak jantung secara langsung dari AirPods Pro 3 ke Strava. Fitur ini meningkatkan akurasi pemantauan kebugaran, khususnya bagi pengguna Apple Watch, sekaligus memberikan opsi pemantauan detak jantung bagi pengguna yang merekam aktivitas olahraga melalui smartphone tanpa perangkat tambahan.
Selain itu, Strava juga meningkatkan integrasi data dengan Google Health sehingga sinkronisasi data aktivitas antara perangkat dan aplikasi dapat dilakukan dengan lebih mudah melalui pengaturan yang tersedia.
Untuk mendukung peningkatan performa latihan, Strava turut memperbarui fitur Instant Workouts. Melalui fitur ini, pengguna berlangganan dapat memperoleh rekomendasi latihan mingguan, termasuk beberapa pilihan latihan dari Apple Fitness+ bagi pengguna perangkat iOS.
Pengguna juga akan mendapatkan panduan arah saat berlari atau bersepeda melalui aplikasi Strava, serta audio cues yang membantu pelari mengikuti ritme latihan secara lebih mudah.
Bagi atlet yang memanfaatkan data real-time selama latihan, fitur Live Elevation kini memungkinkan pemantauan elevasi dan posisi ketinggian secara langsung. Fitur ini dapat digunakan melalui aplikasi Strava di Apple Watch maupun melalui fungsi Mobile Record untuk aktivitas seperti hiking, trail running, dan bersepeda.
Strava juga menghadirkan fitur Default Pace Zones yang secara otomatis mengatur zona kecepatan bagi pelari yang belum menetapkannya secara manual. Pengaturan ini didasarkan pada prediksi performa lari 5K sehingga pengguna dapat memahami intensitas latihan mereka dengan lebih mudah.
Selain peningkatan pada aspek latihan, Strava juga menambahkan fitur untuk menjaga motivasi dan konektivitas komunitas. Melalui fitur Streaks yang dapat dibagikan, pengguna dapat menampilkan konsistensi latihan mereka kepada komunitas. Pengguna berlangganan juga dapat membagikan pencapaian terbaik melalui fitur Best Efforts.
Pemantauan progres latihan juga menjadi lebih praktis berkat kehadiran widget Streaks terbaru yang memungkinkan pengguna menampilkan catatan streak olahraga langsung di layar utama perangkat.
Dengan rangkaian pembaruan tersebut, Strava berharap pengguna dapat memperoleh gambaran kondisi kebugaran yang lebih jelas, meningkatkan kualitas latihan, sekaligus tetap terhubung dengan komunitas olahraga di platformnya. Perusahaan juga menyatakan akan terus menghadirkan inovasi fitur baru dalam waktu mendatang untuk mendukung pengalaman berolahraga yang semakin relevan dengan kebutuhan pengguna. (mas)