telkomsel halo

PINTU edukasi Aset Kripto di ARKI Gathering 2026

08:39:00 | 03 Mar 2026
PINTU edukasi Aset Kripto di ARKI Gathering 2026
JAKARTA (IndoTelko) - PT Pintu Kemana Saja (PINTU), platform investasi aset kripto yang terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), mendukung kegiatan Gathering Akbar Asosiasi Rumah Kost Indonesia (ARKI) Yogyakarta dengan menjadi sponsor pada acara bertema “Merancang Warisan, Mengamankan Masa Depan Bisnis Kost” yang digelar 7 Februari 2026.

Acara tersebut menghadirkan Ketua Umum ARKI Florencia Irena Lipin, Founder Belajar Bitcoin Angga Andinata, serta SVP Strategy & Business PINTU Andy Putra. Dalam kesempatan itu, PINTU memberikan pemaparan mengenai peluang dan risiko investasi aset kripto kepada para pengusaha rumah kost.

Andy Putra mengatakan, “Kami mengapresiasi rekan-rekan ARKI yang telah membuka ruang kolaborasi dan diskusi mengenai perkembangan industri rumah kost dan aset kripto. Kami melihat anggota ARKI sangat terbuka dan antusias mempelajari cara kerja investasi aset kripto, termasuk memahami manfaat dan risikonya. Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan nilai tambah dan pemahaman yang komprehensif mengenai industri aset digital.”

Sebagai bagian dari upaya peningkatan literasi, PINTU membekali peserta dengan pemahaman dasar seputar investasi kripto, strategi manajemen risiko, hingga pentingnya melakukan riset sebelum mengambil keputusan investasi. Edukasi ini diharapkan dapat membantu para pemilik kost mengelola pendapatan usaha secara lebih terdiversifikasi dan terukur.

Ketua ARKI Florencia Irena Lipin menyambut positif kolaborasi tersebut. “Kehadiran PINTU dalam acara ARKI merupakan langkah yang sangat positif dan inovatif. Kami menilai PINTU membantu memberikan wawasan baru bagi para pemilik kost bahwa keuntungan dari hasil sewa dapat dikelola lebih produktif melalui aset digital. Selain itu, antarmuka aplikasi PINTU yang user-friendly memudahkan para owner kost yang baru mengenal kripto, yang mayoritas berasal dari Generasi X. Hal ini menunjukkan bahwa bisnis properti tradisional seperti rumah kost tetap adaptif terhadap perkembangan teknologi finansial,” ujarnya.

Keterkaitan antara sektor properti dan industri kripto juga semakin nyata melalui konsep tokenisasi aset berbasis blockchain. Tokenisasi memungkinkan nilai properti fisik direpresentasikan dalam bentuk token digital yang dapat diperdagangkan, sehingga membuka akses kepemilikan secara lebih fleksibel bagi investor.

Mengacu pada data Deloitte Center for Financial Services, pasar tokenisasi properti diperkirakan meningkat dari sekitar US$300 miliar pada 2024 menjadi US$4 triliun pada 2035. Proyeksi tersebut mencerminkan potensi integrasi yang kian besar antara industri properti dan teknologi blockchain ke depan.

GCG BUMN
Ia berharap PINTU dan ARKI dapat terus menjadi mitra strategis dalam menghadirkan edukasi dan akses investasi yang aman serta transparan. “Kami percaya kolaborasi lintas industri seperti ini dapat memperluas literasi keuangan digital dan membuka peluang diversifikasi aset bagi para pengusaha kost di Indonesia,” tegasnya. (mas)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
Ramadan 2026
More Stories