telkomsel halo

Tokocrypto tebar THR Rp250 juta di Ramadan 2026

07:17:00 | 28 Feb 2026
Tokocrypto tebar THR Rp250 juta di Ramadan 2026
JAKARTA (IndoTelko) - Memasuki Ramadan 2026, Tokocrypto menyoroti kembali dinamika musiman pasar aset kripto yang kerap disebut sebagai Ramadan Effect. Secara historis, dalam enam dari tujuh periode Ramadan sepanjang 20192025, Bitcoin menunjukkan pola pergerakan yang relatif serupa: volatilitas tinggi di awal bulan, fase pergerakan naik-turun (choppy), lalu cenderung melemah menjelang akhir periode.

Namun demikian, pola tersebut tidak selalu identik dengan reli harga. Dalam lima tahun terakhir, Bitcoin justru mencatat koreksi selama Ramadan, antara lain -21,71% (2021), -16,00% (2022), -3,73% (2023), dan -4,14% (2024). Konsistensi yang lebih terlihat adalah struktur volatilitasnya, bukan arah pergerakannya.

Ramadan 2026: Volatilitas Awal, Permintaan Masih Rapuh

Pada Ramadan tahun ini, volatilitas kembali muncul di fase awal. Bitcoin sempat terkoreksi tajam sebelum mencoba rebound, dengan karakter pergerakan yang dinilai lebih lemah dibandingkan periode bullish sebelumnya.

Data on-chain menunjukkan sinyal campuran. Tekanan beli di exchange mulai mereda, membuka peluang relief bounce. Namun, aktivitas jaringan yang relatif rendah serta tekanan jual dari investor jangka pendek yang masih berada dalam posisi rugi mengindikasikan struktur permintaan belum sepenuhnya pulih.

Riset internal Tokocrypto juga mencatat perubahan pola transaksi investor ritel selama Ramadan. Aktivitas cenderung melambat pada siang hari dan meningkat selepas berbuka hingga menjelang sahur. Selain itu, aksi ambil untung sebelum Ramadan turut memberi tekanan pada fase awal bulan.

CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menegaskan bahwa faktor musiman bukan penentu utama arah pasar. “Ramadan bukan variabel fundamental. Pergerakan harga tetap dipengaruhi likuiditas global, sentimen makroekonomi, serta kebijakan moneter internasional. Investor perlu disiplin dan tidak semata mengandalkan narasi musiman,” ujarnya.

Ia menambahkan, fenomena volatility clustering—yakni pengelompokan periode volatilitas tinggi—masih terlihat, meski arah jangka menengah dan panjang tetap lebih ditentukan faktor eksternal seperti kebijakan suku bunga The Fed dan arus likuiditas global.

Kampanye Ramadan dan Edukasi Kripto

Sejalan dengan momentum bulan suci, Tokocrypto meluncurkan kampanye “Ramadan Makin Berkah, THR Melimpah” dengan total hadiah Rp250 juta. Program ini mendorong pengguna mengajak kerabat bergabung dan berpartisipasi dalam berbagai aktivitas di platform.

Tokocrypto juga menggelar sesi live streaming edukatif bersama Key Opinion Leader (KOL) dan sejumlah proyek kripto untuk membahas strategi investasi serta tren Web3. Selain itu, perusahaan menghadirkan fitur Gift Card kripto yang memungkinkan pengguna mengirim aset digital sebagai hadiah atau THR secara praktis.

Calvin menekankan bahwa Ramadan menjadi momentum refleksi sekaligus edukasi. “Kami ingin menghadirkan program yang tidak hanya menarik dari sisi reward, tetapi juga memperkuat literasi investasi kripto yang sehat dan bertanggung jawab,” katanya.

GCG BUMN
Dengan volatilitas yang masih tinggi dan struktur pasar yang dinilai belum sepenuhnya solid, Tokocrypto mengimbau investor untuk tetap mengedepankan manajemen risiko, analisis komprehensif, serta memantau perkembangan pasar global selama Ramadan 2026. (mas)

Ikuti terus perkembangan berita ini dalam topik
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
Ramadan 2026
More Stories