JAKARTA (IndoTelko) - PT Citra Van Titipan Kilat (TIKI) kembali menyalurkan bantuan logistik tahap kedua bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatera. Langkah ini merupakan kelanjutan dari program dukungan kemanusiaan TIKI setelah tingginya partisipasi masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan.
Melalui program gratis ongkir bantuan logistik Sumatera yang digelar pada 511 Januari 2026, TIKI memfasilitasi pengiriman bantuan dari berbagai wilayah Indonesia. Pada tahap kedua ini, sekitar 20 ton bantuan dikirim menggunakan tiga truk CDD Long TIKI bekerja sama dengan DT Peduli.
Bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan mendesak seperti obat-obatan, perlengkapan bayi, kasur, selimut, genset, sembako, pakaian dalam, matras, perlengkapan mandi, perlengkapan ibadah, hingga air minum. Selain itu, TIKI juga membantu penyediaan kebutuhan sanitasi di area pengungsian, termasuk toren air, genset, water jet, cairan disinfektan, dan cairan pembersih.
Direktur Utama TIKI, Yulina Hastuti, menyampaikan apresiasinya atas tingginya solidaritas masyarakat. Ia menegaskan peran TIKI sebagai penghubung agar bantuan dapat tersalurkan dengan cepat dan tepat sasaran. “Melalui penggalangan bantuan logistik #TIKIPeduliBencanaSumatra tahap kedua ini, kami berharap kepedulian masyarakat dapat terus berlanjut, tidak hanya untuk kondisi darurat tetapi juga mendukung pemulihan para penyintas,” ujarnya.
Yulina juga menyampaikan belasungkawa atas bencana banjir bandang yang terjadi di Pulau Siau, Sulawesi Utara, sekaligus mengajak masyarakat untuk terus menunjukkan kepedulian terhadap korban bencana di berbagai wilayah Indonesia.
Executive Director DT Peduli, Jajang Nurjaman, menambahkan bahwa kolaborasi dengan TIKI menjadi bukti sinergi dunia usaha dan lembaga kemanusiaan dalam merespons bencana secara berkelanjutan. Dukungan logistik yang terkoordinasi dinilai membantu percepatan penyaluran bantuan serta mendukung fase pemulihan masyarakat terdampak.
Sebelumnya, TIKI dan DT Peduli telah menyalurkan bantuan tahap pertama ke Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara pada 22 Desember 2025 dengan lebih dari 10.000 penerima manfaat.
“Semangat gotong royong menjadi kekuatan bangsa dalam menghadapi berbagai bencana. TIKI akan terus berkomitmen menjadi mitra masyarakat dalam menyalurkan kebaikan,” tutup Yulina. (mas)