telkomsel halo

Usaha delivery service dinilai baik konsumen, ini 3 faktor penyebabnya

07:06:00 | 08 Sep 2023
Usaha delivery service dinilai baik konsumen, ini 3 faktor penyebabnya
Aplikasi Titipku (dok)
JAKARTA (IndoTelko) - Saat ini, jasa layanan belanja online sudah menjadi bagian dari kehidupan. Awalnya, jasa ini lahir di awal milenium 2000-an, namun berkembang signifikan semenjak pandemi COVID-19. Hal ini bisa tampak dari usaha grocery misalnya.

Data dari Statista menunjukkan bahwa pada 2019, revenue online grocery ada di angka 0.19 triliun USD. Namun saat pandemi 2020 angka naik menjadi 0.31 triliun USD. Di 2021 dan 2022, angka revenue usaha ini juga terus naik menjadi 0.44 triliun USD di 2021 dan 0.51 triliun USD di 2022.

Kondisi yang serba terbatas di kala pandemi COVID-19 membuat beberapa usaha grocery konvensional seperti pasar maupun supermarket harus putar otak untuk ikut serta memberi layanan belanja daring agar tidak tergerus kompetitor yang sudah go-online.

Bagi usaha yang punya modal berlebih dan SDM yang mumpuni, mereka bisa menyediakan sistem dan armada kurir sendiri. Namun, bagi sebagian usaha membutuhkan pihak ketiga yang menawarkan jasa pengiriman seperti yang ditawarkan oleh Delivery Service Titipku.

Usaha ini tentu menjanjikan kepraktisan dalam aktivitas belanja. Namun, jika tidak diimbangi dengan profesionalitas kerja dan layanan yang baik, usaha seperti ini tidak akan bertahan lama.

Riset Faizal Ridho, Sri Hartono, dan Istiqomah pada 2021 menunjukkan bahwa setidaknya jasa layanan antar harus memenuhi tiga kriteria agar konsumen puas, antara lain :

    Kemudahan

    Kualitas layanan yang diberikan

    Ketepatan waktu.

Bagi usaha grocery yang menggunakan jasa layanan pengantaran dari pihak ketiga, mereka hanya perlu mengusahakan faktor kemudahan. Sementara itu, kualitas layanan dan ketepatan waktu akan dijamin oleh jasa layanan pihak ketiga. Hanya saja, skema ini adalah skema yang ideal.

Pada praktiknya, usaha grocery tidak lepas tangan begitu saja. Mereka perlu berkomunikasi terus dengan kurir atau admin penyedia jasa untuk bisa memastikan pelayanan yang diberikan oleh pihak ketiga bisa baik dan pengantarannya tepat waktu sesuai dengan Service Level Agreement (SLA) yang ditentukan oleh masing-masing usaha grocery.

Selain memberikan layanan terbaik dan pengantaran tepat waktu ke konsumen, Jasa Pengantaran Titipku juga memberi service yang baik untuk usaha grocery. Salah satu layanan yang diberikan adalah Titipku menempatkan sejumlah kurir untuk berjaga di usaha grocery mereka.

Kebanyakan jasa layanan pengiriman pihak ketiga adalah by-request. Artinya, udaha grocery perlu memesan terlebih dahulu layanan pengiriman ini. Sesudah dipesan, usaha grocery harus menunggu kurir datang untuk selanjutnya kurir mengantarkan pesanan.

Menurut Head Online TipTop Supermarket, Taufik, skema pemesanan kurir ini dianggap memperlama waktu pengantaran. "Sebelumnya, saat kami belum pakai jasa pengantaran dari Titipku, kita harus memesan jasa pengiriman dulu sehingga kita harus menunggu driver sampai lalu pesanan konsumen baru dikirim. Hal ini kadang membuat pengiriman lebih lama. Ketika menggunakan Delivery Service Titipku, driver selalu siap di toko sehingga pengiriman bisa cepat diproses dan konsumen bisa puas," jelasnya.

"TipTop Supermarket memiliki Service Level Agreement yang memiliki ketentuan waktu pengiriman. Dengan adanya dua kurir Titipku di masing-masing toko, SLA ini bisa tetap terjaga," tambahnya.

Seperti halnya Delivery Service Titipku. Selain adanya kurir yang berjaga di toko, Titipku juga memberi harga yang relatif tetap. Hal ini juga berbeda dari usaha pengantaran lainnya yang memiliki skema harga khusus untuk tiap berat dan volume.

Dijelaskan Key Account Manager Titipku, Nike Agatha, sejauh ini Delivery Service Titipku menerapkan harga pengiriman yang terjangkau. "Berapapun beratnya, Titipku masih mau menerima dengan tarif yang terbilang terjangkau. Itulah yang menjadi kelebihan Delivery Service Titipku," katanya.

Delivery Service Titipku menjadi layanan pengantaran yang memberi benefit kepada semua pihak, baik itu konsumen usaha grocery maupun usaha grocery sebagai klien. (mas)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories
Data Center Service Provider of the year