telkomsel halo

Kominfo awasi penggunaan frekuensi unlicense band di daerah

03:59:00 | 17 Sep 2019
Kominfo awasi penggunaan frekuensi unlicense band di daerah
KENDARI (IndoTelko) - Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengawasi penggunaan frekuensi radio dari titik ke titik (ponit to point) yang kian marak di Kabupaten Wakatobi.

Kominfo melalui Loka Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kendari (Loka Kendari) mengetatkan pengukuran frekuensi radio unlicense band, seperti 2,4 GHz dan 5,8 GHz, termasuk stasiun radio maupun televisi siaran.

“Dua unlicense band, khusunya 5,8 GHz, banyak digunakan untuk membangun infrastruktur jaringan intranet di wilayah Kepulauan Wakatobi,” kata Kepala Loka Kendari Abdul Salam seperti dikutip dari laman Kominfo (16/9).

Diungkapkannya, kegiatan berlangusng sejak Selasa (10/9). Tim Loka Kendari mengunjungi beberapa lokasi untuk sosialisasi on the spot. Mulai dari Bandara Haluoleo Kendari, Bandara Matahora Wakatobi, dan kantor dinas Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), serta sekolah.

"Kami membagikan alat peraga, seperti permen, leaflet, balon tepuk, dan kipas tangan berisi info tentang fungsi dan manfaat frekuensi radio dan ketentuan hukum yang berlaku," jelas Abdul Salam.

Melalui kegiatan itu, diharapkan semua pengguna frekuensi radio, khususnya radio unlicense band, di seluruh Kabupaten Wakatobi, dapat menggunakan frekuensi sesuai alokasi dan peruntukan yang telah ditetapkan pemerintah.

"Termasuk menggunakan perangkat telekomunikasi yang sudah tersertifikasi. Ini memastikan penggunaan wireless acces point (WAP) di daerah wisata itu tidak mengganggu citra radar, terutama pemantauan dini kebencanaan serta transportasi laut dan udara," ungkap Abdul Salam.

Di setiap tempat,  petugas fungsional pengendali frekuensi radio Loka Kendari melakukan pengukuran langsung beberapa stasiun radio point to point di wilayah Wangi-wangi, Ibukota Kabupaten Wakatobi. "Perangkat dan wireless acces point (WAP) di 75 desa dan 25 kelurahan serta SKPD yang ada di wilayah Kabupaten Wakatobi," tutur Abdul Salam.

Tim Loka Kendari berkoordinasi langsung dengan Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian (Dinas KSP) Kabupaten Wakatobi, selaku penyelenggara jaringan intranet di kabupaten kepulauan tersebut. Tim juga mengunjungi Kantor Badan Keuangan dan Aset Daerah, beberapa kantor desa dan lurah, serta sekolah yang menggunakan frekuensi dan perangkat radio point to point.

Kepala Dinas KSP Suruddin menyambut baik upaya Loka Kendari untuk mencegah timbulnya interferensi dan memperlancar komunikasi antar pengguna frekuensi radio. Bahkan, Suruddin memerintahkan Kabid Kominfo Dinas KSP Laode Ahmad Ready Putra mendampingi Tim Loka ke Stasiun TVRI dan lokasi radar pantai untuk konservasi maritim di puncak Gunung Tindoi Wakatobi (220 mdpl).

Tower radar ditempati empat radio point to point milik Dinas KSP Wakatobi dengan pointing dan sinyal menjangkau Pulau Kaleduppa, Binongko, Tomia, dan Runduma.(wn)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
IndoTelko Idul Fitri 2024
More Stories
Data Center Service Provider of the year