Telkom Marketing 2
Telkom Marketing 2
blanja 2019
telkomsel halo

Kominfo pantau penggunaan FaceApp

15:22:12 | 24 Jul 2019
Kominfo pantau penggunaan FaceApp
ilustrasi
telkomsat
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengaku tengah memantau fenomena aplikasi FaceApp di masyarakat yang diisukan rentan mengincar data pribadi penggunanya.

“Kita lagi pantau saja terus, di negara-negara lain juga kan lagi dipantau,” ungkap Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan seperti dikutip dari laman Kominfo (24/7). 

FaceApp belum lama ini memicu kekhawatiran sebagian pengguna aplikasi dan internet karena beredar informasi dari Pemerintah Amerika Serikat yang sempat was-was soal privasi data pengguna yang bisa dimanfaatkan oleh aplikasi buatan Rusia ini.

Namun, Pria yang akrab disapa Semmy itu mengatakan, aplikasi FaceApp tidak secara khusus menyimpan data pribadi setiap pengguna dalam waktu yang lama.

“Yang kemarin kan dia sudah bilang, dia klarifikasi bahwa hanya menyimpannya 2x24 jam, abis itu tidak ada di servernya,” katanya.

Semmy mengingatkan kepada masyarakat agar lebih berhati-hati jika ingin mengunduh sebuah aplikasi yang baru. Bahkan, tidak hanya aplikasi FaceApp, disrankan  sebelum mengunduh aplikasi apapun di Gadget. Masyarakat perlu untuk mempelajari asal-usul dari aplikasi tersebut.

Telkom Marketing 2
“Jadi memang yang harus diperhatikan masyarakat, jangan hanya FaceApp saja, tapi semua aplikasi kalau mengunduh itu pelajari juga usernya,” ujarnya 

Diingatkannya, jika aplikasi yang baru dikenal meminta data pengguna yang permintannya berlebihan, maka baiknya tidak diunduh.  “Kadang-kadang aplikasi itu menawarkan sesuatu yang lucu-lucu supaya kita ngasih data. Jadi, kita bisa lihat datanya buat apa,” ungkapnya . (Baca: FaceApp)

Angkasa Pura 2
Sebelumnya, Kaspersky telah mengidentifikasi aplikasi palsu yang dirancang untuk menipu pengguna agar berpikir itu adalah versi bersertifikat FaceApp tetapi terus menginfeksi perangkat korban dengan modul adware yang disebut MobiDash.(wn)

telkom sigma
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
More Stories
telkom sigma