telkomsel halo

Trik Facebook melawan penipuan dengan Machine Learning

15:21:34 | 28 Mar 2018
Trik Facebook melawan penipuan dengan Machine Learning
JAKARTA (IndoTelko) - Facebook memanfaatkan teknologi Machine Learning untuk melawan aksi penipuan keuangan  yang bisa merugikan banyak orang.

"Kami memperkenalkan teknik baru penggunaan mesin pembelajaran yang telah membantu kami mendeteksi dan menangani lebih dari setengah juta akun terkait aktivitas penipuan," kata Product Manager Facebook Scott Dickens dalam keterangan, kemarin.

Diungkapkannya, modus penipuan memiliki satu kesamaan yaitu mereka menyalahgunakan kepercayaan untuk mengambil uang Anda. Konten bisa berupa kiriman pesan romantis dari orang tidak dikenal yang menarik hati; pemberitahuan sebagai pemenang hadiah undian; maupun ajakan membantu orang yang membutuhkan. Hal seperti ini dilarang di Facebook dan kami terus menerus berupaya melakukan hal yang lebih baik untuk melawan hal tersebut.

Menurutnya, kebanyakan penipuan keuangan dilakukan oleh orang yang mengoperasikan akun palsu. Facebook berupaya untuk mendeteksi dan menghentikan pembuatan akun palsu.

"Meskipun kami telah memblokir jutaan akun palsu dalam proses registrasi setiap harinya, kami masih harus fokus pada mereka yang berhasil membuat akun dan memiliki niat buruk untuk menipu. Model mesin pembelajaran baru kami dibuat untuk bisa belajar dari kasus penipuan yang pernah terjadi sebelumnya sehingga mampu mendeteksi kasus penipuan lainnya. Sebagai contoh, kami melihat saat dimana orang mencoba menjangkau orang lain yang berada jauh dari jangkauan koneksi mereka pada umumnya, atau menjangkau orang dalam jumlah yang sangat besar, dengan pola tingkah laku yang berbeda. Teknik pendeteksi otomatis ini merupakan satu-satunya cara kami mengatasi penipuan di Facebook," katanya.

Platform ini juga memiliki tim peninjau terlatih dan berdedikasi yang bertugas menghapus akun pelaku penipuan, dan kami juga mengandalkan laporan dari komunitas Facebook yang kami terima setiap hari. Dengan menggabungkan kedua hal tersebut, Facebook telah mengumpulkan banyak contoh penipuan selama beberapa bulan terakhir, dan bulan ini Facebook akan menindak lebih dari jutaan akun yang terlibat dalam aksi penipuan di platform kami.

Ketika sistem  Facebook menemukan bahwa sebuah akun mungkin memiliki keterkaitan dengan aksi penipuan, pemilik akun harus melakukan beberapa hal guna memastikan bahwa mereka tidak mengoperasikan sebuah akun palsu atau salah merepresentasikan diri mereka sendiri.

Selama proses tersebut, akun mereka tidak bisa digunakan untuk menjangkau orang lain. Jika pemilik akun gagal melakukan verifikasi atau jika tim Community Operations kami memutuskan bahwa telah terjadi pelanggaran kebijakan, akun tersebut akan dihapus.

"Kami akan terus berinvestasi di berbagai hal termasuk teknologi dan sumber daya manusia untuk membuat penipu sulit beroperasi di Facebook. Teknik baru mesin pembelajaran ini akan menjadi semakin baik setiap kali mereka menangkap sinyal dari kasus yang sudah terkonfirmasi," katanya.

Disarankannya, orang yang telah kehilangan uang karena penipuan online harus menghubungi pihak berwajib, dan jika Anda melihat sebuah postingan atau pesan yang mencoba mengelabui Anda untuk membagikan informasi atau mengirimkan sejumlah uang, harap segera laporkan profil akun tersebut. Anda dapat mempelajari hal ini lebih lanjut di: facebook.com/report . Jika diperlukan,  Facebook akan memberitahu penegak hukum secara langsung, sehingga mereka bisa mengidentifikasi kasus penipuan yang serius tersebut maupun aktivitas ilegal lainnya.(pg)

Ikuti terus perkembangan berita ini dalam topik
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
Telkom DES
More Stories
Data Center Service Provider of the year