telkomsel halo

Icon+ akan Bermain di Pasar Ritel Internet

08:16:05 | 04 Jun 2015
Icon+ akan Bermain di Pasar Ritel Internet
Danny Buldansyah (dok)
JAKARTA (IndoTelko) – PT Indonesia Comnets Plus atau ICON+ berkeinginan untuk masuk ke pada ritel pelayanan akses internet mulai tahun ini.

“Tahun ini kita masuk dulu ke semi ritel dengan melayani Usaha Kecil Dan Menengah (UKM). Tahun depan kita masuk full ritel menawarkan akses internet dan TV berlangganan,” ungkap Presiden Direktur ICON+ M. Danny Buldansyah kepada IndoTelko, kemarin.

Diungkapkannya, perseroan memiliki keunggulan untuk bermain di segmen ritel untuk pasar internet karena membentangkan 120 ribu kilometer kabel optik.

“Kalau dilihat dengan panjang serat optik segitu, kita ada  sekitar 2 juta Home Passed. Sayang kalau tidak dioptimalkan,” katanya.

Dijelaskannya, dalam masuk ke pasar ritel layanan ritel berbasis kabel optik, perseroan tak ingin berhadapan dengan pemain besar seperti Telkom atau First Media.
“Kita tidak main di Jakarta. Kita masuk ke kota Tier 2. Kalau pun kota besar masuknya ke Surabaya, Semarang, dan Medan,” jelasnya.

Dikatakannya, strategi dalam menggarap pasar ritel nantinya dengan menggandeng mitra konten atau mengajak pemain internet untuk melakukan managed service.

“Kita bisa beli konten ke pemain eksisting atau partner dengan mitra perwakilan konten di Indonesia. Ada juga kerjasama managed service dimana tiang Icon+ dimanfaatkan oleh mitra, tetapi kita juga bisa gunakan kapasitasnya,” paparnya.

Model managed service ini telah dijalankan Icon+ dengan Innovate, First Media, dan Telkom.

“Ada juga model bisnis pemanfaatan infrasttruktur ini dengan revenue sharing. Model bisnis pemanfaatan infrastruktur ini baru sekitar 10% ke omzet. Karena itu kita ingin tambah dengan konten,” pungkasnya. 

Sekadar diketahui, tahun ini Icon+ membidik pendapatan sebesar Rp 2,5 triliun dengan dukungan belanja modal sekitar Rp 900 miliar. Icon+ sudha mulai keluar dari bayang-bayang PLN sebagai pemasok pendapatan utama dimana 60% pada 2014 justru berasal dari perusahaan non PLN.(dn) 
 

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories
Data Center Service Provider of the year