telkomsel halo

Metrodata Batal Bikin Smartphone

08:36:58 | 12 May 2014
Metrodata Batal Bikin Smartphone
Ilustrasi (Dok)
JAKARTA (IndoTelko) – PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) membatalkan niatnya untuk memiliki smartphone dengan merek sendiri karena dinilai kurang menguntungkan.

“Kami setelah melakukan kajian mendalam, memutuskan membatalkan niat untuk memiliki merek smartphone sendiri. Lebih baik kami fokus kepada merek-merek terkenal yang kita gandeng sekarang,” ungkap Direktur Keuangan Metrodata Randy Kartadinata usai Paparan Publik, belum lama ini.

Diungkapkannya, sejauh ini perseroan sudah memiliki beberapa merek smartphone terkenal yang dikelola, diantarnya adalah Asus. 

“Itu smartphone Asus saja respons pasar lumayan bagus. Efektif sekarang penjualan smartphone Asus di Metrodata per bulan sudah Rp 40 miliar. Bandingkan jika bangun merek sendiri, investasinya lebih besar,” katanya.

Dijelaskannya, perseroan memiliki pengalaman membangun merek sendiri untuk produk teknologi informasi seperti Personal Computer (PC) dengan nama Ion.“Kita dulu coba bangun merek Ion, tetapi margin tidak besar. Kita tidak mau itu terulang di smartphone,” katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, perseroan sendiri pada tahun ini untuk mencapai target perseroan mengandalkan lini usaha distribusi.“Kinerja di kuartal kedua saya prediksi masih lambat, di semester pertama paling bisa mencapai 45% dari target keuangan. Nanti kita akan dorong di semester kedua,” tutupnya.

Dalam catatan, perseroan membidik omzet sebesar Rp 8,08 triliun di 2014 atau meningkat meningkat 10,3%  dibandingkan 2013 sebesar  Rp 7,33 triliun. Sedangkan keuntungan naik tipis dari 2013 sebesar 1,1% atau di kisaran Rp 115 miliar.

Pemasok pendapatan akan berasal dari bisnis distribusi sebesar Rp 6,35 triliun, solusi (Rp 1,7 trliun), konsulting (Rp190 miliar), dan retail sebesar Rp 90 miliar.

Hingga kuartal pertama 2014 perseroan telah mendapatkan pendapatan sebesar Rp 1,785 triliun dengan laba bersih Rp 31,376 miliar.(ak)

Ikuti terus perkembangan berita ini dalam topik
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
Telkom DES
More Stories
Data Center Service Provider of the year