Paket Semangat Kemerdekaan
Paket Semangat Kemerdekaan
telkomsel halo

Kisruh Organisasi

Mastel Harapkan Badai Segera Berlalu di APJII

24:40:07 | 21 Dec 2012
Mastel Harapkan Badai Segera Berlalu di APJII
Situs APJII (Dok)
Angkasa Pura 2
JAKARTA (indotelko) – Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) mengharapkan badai segera berlalu di tubuh Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII) dan terus berkiprah di industri telekomunikasi.

“Saya harapkan masalah di APJII cepat selesai. Sebenarnya bukan masalah besar yang terjadi di sana. Pasti bisa diselesaikan,” ungkap Ketua Umum Mastel Setaynto P Santosa kala ditemui usai peresmian gedung baru Mastel di Jakarta, Jumaat (21/12).

Diungkapkannya, dirinya telah berkoordinasi dengan Ketua Dewan Pengawas APJII, Sylvia W Sumarlin, guna mendiskusikan kisruh di organisasi pelaku usaha internet itu.

“Ini biasa gejolak di organisasi. Saya yakin Evie (Panggilan akrab Sylvia) sebagai yang dituakan di sana  bisa menyelesaikan,” katanya.

Sementara itu, Sesepuh APJII, Heru Nugroho menyesalkan terjadinya kisruh di APJII yang berujung pada permintaan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub).

“Apa tidak  bisa berdiskusi dulu antar kelompok yang bertikai. Jangan semua masalah dibawa ke Munaslub, bisa-bisa setiap hari ada Munaslub,” katanya.
 
Sebelumnya,  sebanyak 31 Penyedia Jasa Internet (PJI) telah mengirimkan surat ke Dewan Pengawas pada 20 Desember 2012 yang meminta   diadakannya Munaslub.
 
Dalam surat tersebut, 31 PJI menyatakan surat permohonan diajukan berdasarkan Pasal 32 Anggaran Rumah Tangga menyatakan:

Salah satu persyaratan untuk diselenggarakannya Musyawarah Nasional Luar Biasa adalah apabila diajukan secara tertulis oleh sekurang-kurangnya 1/10 (satu per sepuluh) dari jumlah anggota yang terdaftar.

Ke-31 PJI itu meminta  Munaslub  wajib diadakan selambat-lambatnya 21 hari kerja dari tanggal Surat Permohonan

Kemarin (Kamis, 20/12), Ketua Dewan Pengawas APJII Sylvia W Sumarlin mengakui adanya surat yang dikirimkan oleh 31 PJI bersamaan dengan Rapat Dewan Pengawas. “Kami menilai Munaslub tidak diperlukan,” katanya.
 
Sedangkan Ketua Umum APJII Sammy Pangerapan mengatakan, pengawas atau pengurus akan mengirim surat ke masing-masing Dirut 31 PJI yang meminta Munaslub untuk menanyakan alasan permohonan yang ada dalam surat 20 Desember itu.

Kabar berdar menyatakan  kisruh di APJII karena adanya   ketidakkompakan di sesama  pengurus.
   
Pemicunya adalah  model  calon formatur tunggal dalam penetapan pengurus dan dibentuknya gerakan KlikIndonesia belum lama ini, dimana dalam organisasi itu banyak terdapat punggawa APJII.(id)

telkom sigma
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories
Data Center Service Provider of the year
Financial Analysis
Sah! Indosat dan Tri merger
Telkom Digital Permata