Telkomsel ungkap tiga Ritme belanja konsumen saat Ramadan 2027

06:08:00 | 24 Okt 2026
Telkomsel ungkap tiga Ritme belanja konsumen saat Ramadan 2027
JAKARTA (IndoTelko) - Telkomsel Enterprise melalui solusi periklanan digital DigiAds mendorong pelaku usaha dan pemilik merek menyiapkan strategi pemasaran Ramadan 2027 sejak dini. Melalui whitepaper Ramadan Insight 2027: Reading the Rhythms of Ramadan, Telkomsel memetakan perubahan perilaku konsumen dalam tiga fase selama bulan Ramadan.

Insight tersebut menunjukkan bahwa konsumen semakin selektif dalam memilih produk dan merek. Meski demikian, peluang bisnis tetap terbuka di berbagai kategori, mulai dari fesyen, barang konsumsi cepat habis (FMCG), perjalanan, hingga kebutuhan Idulfitri.

Telkomsel menilai keberhasilan kampanye tidak hanya bergantung pada frekuensi kemunculan iklan, tetapi juga relevansi pesan dengan kebutuhan konsumen pada setiap fase Ramadan.

Pada 10 hari pertama, konsumen berada dalam fase adaptasi dan mencari inspirasi. Berdasarkan data Telkomsel, trafik seluler saat sahur meningkat 77% dibandingkan hari biasa. Trafik layanan video dan streaming tumbuh 38%, sedangkan konsumsi konten religi meningkat 63%.

Periode ini dinilai menjadi peluang bagi brand untuk menghadirkan konten yang sesuai dengan rutinitas baru konsumen, termasuk aktivitas sahur, berbuka puasa, dan ibadah.

Memasuki 10 hari kedua, aktivitas konsumen bergeser pada kegiatan sosial dan persiapan belanja. Penggunaan aplikasi transportasi meningkat 58%, aplikasi kebutuhan sehari-hari dan ritel tumbuh 32%, sementara kunjungan ke pusat perbelanjaan naik 19%.

Telkomsel juga mencatat 88% konsumen yang berbelanja kebutuhan Ramadan masih memilih datang langsung ke toko fisik. Kondisi ini menunjukkan pentingnya menghubungkan kampanye digital dengan aktivitas belanja di gerai.

Sementara itu, 10 hari terakhir diwarnai peningkatan aktivitas perjalanan dan persiapan mudik. Akses aplikasi perjalanan meningkat 32%, sedangkan 73% pemudik tercatat singgah di rest area untuk beristirahat, beribadah, dan makan.

Pola tersebut membuka peluang bagi brand untuk menghadirkan informasi maupun penawaran yang relevan selama perjalanan menuju kampung halaman.

DigiAds Tawarkan Kampanye Berbasis Insight

VP Corporate Innovation, Sustainability, Marketing, and Digital Advertising Telkomsel, Mia Melinda, mengatakan kebutuhan konsumen pada awal Ramadan berbeda dengan menjelang Idulfitri.

“Brand yang menang di Ramadan bukan yang paling lantang, melainkan yang paling memahami ritme konsumennya,” ujar Mia.

Melalui DigiAds, Telkomsel Enterprise menawarkan sejumlah pendekatan pemasaran, mulai dari pesan kontekstual saat konsumen mencari inspirasi, komunikasi berbasis lokasi untuk mendorong kunjungan ke toko, integrasi brand dalam tayangan spesial Ramadan di MAXStream, hingga promosi di titik perjalanan mudik.

Telkomsel menyebut solusi Contextual Messaging pada momen yang relevan mampu meningkatkan rasio klik hingga 2,6 kali lipat.

Temuan tersebut dibahas dalam forum Ramadan Insight 2027: The Rhythms of Ramadan yang berlangsung di Jakarta pada 16 Oktober 2026. Acara ini mempertemukan agensi, pengiklan, pemilik merek, dan praktisi industri, dengan menghadirkan pembicara dari Telkomsel, Meta, Nestlé, dan WPP.

Telkomsel menyatakan insight yang digunakan telah diolah secara agregat dan dianonimkan sehingga tidak mengidentifikasi pelanggan secara personal.

Whitepaper Ramadan Insight 2027: Reading the Rhythms of Ramadan dapat diakses melalui tautan tsel.id/ramadanwhitepaper2027-news. Laporan tersebut diharapkan membantu pelaku industri menentukan pesan, kanal, dan waktu kampanye yang lebih sesuai dengan perubahan kebutuhan konsumen sepanjang Ramadan. (mas)

Artikel Terkait