GrabAds dorong brand menangkan Top of Cart

06:57:00 | 11 Okt 2026
GrabAds dorong brand menangkan Top of Cart
JAKARTA (IndoTelko) - Perubahan perilaku konsumen dalam memilih makanan dan minuman mendorong brand memperkuat strategi pemasaran digital. Data GrabAds menunjukkan, 79% pesanan GrabFood diawali dengan eksplorasi berbagai pilihan, bukan pencarian langsung terhadap produk atau merek tertentu.

Temuan tersebut memperlihatkan bahwa keputusan pembelian tidak selalu terjadi sejak konsumen membuka aplikasi. Mereka terlebih dahulu membandingkan pilihan, melihat berbagai merchant, dan mempertimbangkan produk sebelum menentukan pesanan.

Data GrabAds mencatat, pengguna berat GrabFood memesan dari rata-rata 62,8 merchant berbeda dalam setahun. Lebih dari 40% pesanan bahkan berasal dari merchant yang tidak pernah mereka pesan dalam 12 bulan sebelumnya.

Sebelum menentukan pilihan, konsumen rata-rata menghabiskan 12,4 menit untuk menjelajahi hingga sekitar enam merchant. Kondisi ini membuka peluang bagi brand untuk menarik perhatian konsumen sejak tahap awal pencarian inspirasi.

Perubahan perilaku tersebut menjadi salah satu sorotan dalam F&B Forward: GrabAds Marketing Summit 2026, forum yang untuk pertama kalinya digelar di Indonesia untuk mempertemukan pemasar dan pemimpin bisnis industri makanan dan minuman.

Director of Commercial Grab Indonesia Roy Nugroho mengatakan, perjalanan konsumen semakin dinamis sehingga brand perlu hadir sejak tahap eksplorasi hingga keputusan pembelian.

“Bagi brand, ini menjadi peluang untuk hadir lebih awal dalam journey tersebut. Melalui F&B Forward: GrabAds Marketing Summit, kami mengajak para pelaku marketing dan business leaders untuk menghubungkan brand building dengan conversion secara lebih utuh, dari membangun Top of Mindhingga memenangkan Top of Cart,” ujar Roy.

Menurut data Grab, tingginya pencarian terhadap suatu merek belum tentu berujung pada transaksi. Pada sejumlah brand besar di GrabFood, hanya sekitar 2942% pencarian berdasarkan nama merek yang berakhir menjadi pesanan. Bahkan, dari konsumen yang tetap melakukan pemesanan dalam sesi tersebut, sekitar sepertiganya akhirnya memilih merek lain.

Kondisi ini mendorong pentingnya strategi pemasaran yang tidak hanya membangun kesadaran merek atau Top of Mind, tetapi juga mempertahankan preferensi konsumen hingga tahap transaksi atau Top of Cart.

GrabAds menawarkan pendekatan full-funnel marketing dengan memanfaatkan data konsumen pihak pertama (first-party consumer insights) dan berbagai kanal promosi, baik di dalam aplikasi Grab maupun di luar aplikasi, seperti iklan pada armada Grab dan kegiatan pemberian sampel produk.

GrabAds menyebut konsumen yang terpapar iklan di GrabFood memiliki kemungkinan hingga 61% lebih tinggi untuk mencari merek yang sama dalam bulan tersebut. Angka ini menunjukkan potensi iklan digital dalam mendorong ketertarikan konsumen, meskipun pencarian belum tentu berakhir menjadi pembelian.

Sejumlah kampanye brand turut dipaparkan sebagai contoh penerapan strategi tersebut. CHAGEE, misalnya, berkolaborasi dengan Grab melalui kampanye kreatif, termasuk merchandise mini jaket Grab untuk pembelian produk CHAGEE di GrabFood.

Selama periode kampanye, CHAGEE mencatat pertumbuhan jumlah pesanan di GrabFood lebih dari 68%. Kampanye tersebut juga memicu percakapan di media sosial dan komunitas kreatif.

Contoh lainnya adalah kampanye OREO Berbagi Seru dari Mondelez Indonesia bersama GrabAds. Melalui kampanye Ramadan ini, OREO menghadirkan hampers dengan QR code yang memungkinkan konsumen membuat pesan personal, memilih avatar, dan mengirimkan ucapan interaktif berbasis augmented reality (AR).

Kampanye tersebut dipromosikan melalui GrabAds dan terhubung dengan GrabMart. Konsumen juga diajak berbagi dengan mengirimkan hampers ke 13 panti asuhan mitra Grab di Jabodetabek.

Menurut data yang disampaikan dalam materi kampanye, inisiatif tersebut mendorong penjualan SKU OREO di GrabMart hingga hampir 38 kali lipat.

Di tengah pertumbuhan industri makanan dan minuman yang menurut data Kementerian Perindustrian mencatat kenaikan PDB sebesar 6,7% pada semester I 2026, pemahaman terhadap perjalanan konsumen menjadi salah satu pertimbangan dalam menyusun strategi pemasaran.

Melalui F&B Forward, GrabAds mendorong brand menghubungkan pembangunan kesadaran merek, eksplorasi produk, dan konversi pembelian dengan memanfaatkan data serta kanal pemasaran yang tersedia dalam ekosistem Grab. (mas)

Ikuti terus perkembangan berita ini dalam topik
Artikel Terkait