Strava Metro dorong riset infrastruktur transportasi aktif

07:57:00 | 11 Sep 2026
Strava Metro dorong riset infrastruktur transportasi aktif
JAKARTA (IndoTelko) - Strava kembali membuka pendaftaran Strava Metro for Academic Researchers, program yang memberikan akses data aktivitas bersepeda dan berjalan kaki bagi mahasiswa serta peneliti akademik.

Program yang memasuki tahun ketiga ini ditujukan untuk mendukung riset terkait pengembangan infrastruktur sepeda dan pejalan kaki, baik di kawasan perkotaan maupun pedesaan.

Melalui Strava Metro, peserta terpilih dapat mengakses data agregat dan anonim mengenai pola aktivitas bersepeda serta berjalan kaki yang tercatat di platform Strava. Data tersebut dapat digunakan untuk membantu penelitian mengenai mobilitas dan transportasi aktif.

Strava menyebut lebih dari 4.500 perencana kota, lembaga pemerintah, dan pengambil kebijakan infrastruktur di berbagai negara telah memanfaatkan data Strava Metro. Kemitraan tersebut diklaim telah berkontribusi terhadap peningkatan infrastruktur yang berdampak pada hampir 1 miliar orang di seluruh dunia.

Program bagi peneliti akademik pertama kali diluncurkan pada 2024. Sejak saat itu, mahasiswa dan peneliti dari berbagai institusi akademik di Amerika Utara, Inggris Raya, Eropa, hingga kawasan Asia-Pasifik telah memanfaatkan data Strava Metro untuk mendukung penelitian dan pengembangan transportasi aktif.

Peserta yang lolos seleksi akan memperoleh akses Strava Metro selama satu tahun dengan data yang bersifat agregat dan anonim. Selain itu, peserta berkesempatan membangun kolaborasi dengan peneliti lintas disiplin, termasuk pakar transportasi, perencana kota, ilmuwan lingkungan, dan profesional kesehatan masyarakat.

Strava juga menyediakan dukungan melalui pelatihan online serta pertemuan rutin bersama tim Strava Metro untuk membantu peserta menjalankan proyek penelitian.

Pendaftaran dibuka hingga 24 Oktober 2026 pukul 07.00 WIB. Seluruh proposal akan diseleksi oleh komite Strava, sementara peserta yang terpilih dijadwalkan menerima pemberitahuan pada November 2026.

Strava berharap program ini dapat memperluas pemanfaatan data mobilitas untuk menghasilkan riset yang mendukung pembangunan infrastruktur transportasi aktif yang lebih aman dan efektif. (mas)

Artikel Terkait