Japfa terapkan Workday, perkuat pengelolaan talenta digital

06:58:00 | 03 Sep 2026
Japfa terapkan Workday, perkuat pengelolaan talenta digital
JAKARTA (IndoTelko) - Japfa, perusahaan agribisnis dan pangan terintegrasi di Asia, mulai menerapkan platform Workday Human Capital Management (HCM) di Indonesia sebagai langkah mempercepat transformasi pengelolaan sumber daya manusia (SDM).

Indonesia menjadi pasar pertama dalam implementasi Workday sebelum solusi tersebut diperluas ke lima negara Asia lainnya, yaitu Singapura, Vietnam, Bangladesh, Myanmar, dan India.

Melalui teknologi Workday, Japfa menghadirkan sistem HR yang lebih terintegrasi untuk meningkatkan pengalaman karyawan, memperkuat perencanaan tenaga kerja, serta memberikan visibilitas data yang lebih baik di seluruh unit bisnis.

Implementasi Workday HCM di Indonesia berhasil dilakukan dalam waktu delapan bulan. Sistem ini memungkinkan Japfa menyatukan proses administrasi HR yang sebelumnya tersebar di berbagai unit bisnis ke dalam model shared services yang lebih efisien.

Didirikan di Indonesia dengan kantor pusat di Singapura, Japfa kini memiliki lebih dari 50.000 karyawan di berbagai negara Asia. Perusahaan tersebut terus berkembang dari produsen pakan ternak menjadi grup agribisnis dan pangan terintegrasi yang mencakup produksi pakan, pembibitan, peternakan komersial, hingga produk makanan konsumen.

Dengan memanfaatkan berbagai solusi Workday seperti Workforce Planning, Workday Talent Optimization, dan Workday Compensation, tim HR dan manajemen Japfa dapat mengakses informasi tenaga kerja secara lebih menyeluruh, termasuk jumlah karyawan, struktur organisasi, serta biaya tenaga kerja.

Head of HR Japfa Pte Ltd, Jasper Tan, mengatakan kolaborasi dengan Workday membantu perusahaan meningkatkan pengembangan talenta sekaligus mengoptimalkan perencanaan sumber daya dalam mendukung pertumbuhan bisnis.

“Kolaborasi dengan Workday mendukung Japfa dalam meningkatkan pengembangan talenta, mengoptimalkan penganggaran dan alokasi biaya, serta melakukan ekspansi secara efisien,” ujar Jasper.

General Manager ASEAN Workday, Jess O’Reilly, menilai kebutuhan perusahaan besar terhadap sistem HR berbasis data semakin meningkat seiring kompleksitas operasional yang terus berkembang.

Menurutnya, Workday membantu organisasi menyederhanakan proses HR, meningkatkan akurasi perencanaan tenaga kerja, serta memberikan informasi yang dibutuhkan manajemen untuk mengambil keputusan strategis.

Penerapan Workday di Indonesia menjadi bagian dari strategi Japfa untuk membangun sistem pengelolaan SDM yang lebih konsisten di seluruh kawasan Asia. Setelah tahap awal di Indonesia, perusahaan akan memperluas penggunaan platform tersebut ke sejumlah negara operasional lainnya.

Dengan transformasi digital ini, Japfa menargetkan proses HR yang lebih adaptif, efisien, dan mampu mendukung kebutuhan bisnis yang terus berkembang di tingkat regional. (mas)

Artikel Terkait