telkomsel halo

Teknologi TransTRACK pantau Pereli APRC Sumatera Utara 2026

05:38:00 | 13 Aug 2026
Teknologi TransTRACK pantau Pereli APRC Sumatera Utara 2026
JAKARTA (IndoTelko) - TransTRACK menghadirkan Rally Tracking System untuk mendukung aspek keselamatan dan pemantauan peserta dalam ajang FIA Asia Pacific Rally Championship (APRC) Round 3 serta IMI National Rally Championship (INRC) Round 4/Final Round Sumatera Utara Rally 2026.

Teknologi yang dikembangkan di Indonesia tersebut membantu Race Control memantau posisi kendaraan secara langsung (real-time), mendeteksi kendaraan yang berhenti, serta memperoleh informasi kondisi peserta selama perlombaan berlangsung.

Sumatera Utara Rally 2026 digelar pada 79 Agustus 2026 dengan melibatkan 45 peserta, termasuk pereli dari India dan Spanyol. Sistem TransTRACK digunakan untuk memantau seluruh peserta yang berlaga di 12 Special Stage (SS) dengan total lintasan mencapai 231,10 kilometer.

Dalam kompetisi tersebut, pasangan Musa Rajekshah (Ijeck) dan Hervian Sudjono berhasil menjadi juara umum APRC Round 3 sekaligus INRC Round 4 menggunakan Skoda Fabia RS Rally2 dari BLA BLA BLA Motorsport.

Sementara itu, Ryan Nirwan dan Adi Indiarto finis di posisi kedua sekaligus mengamankan gelar Juara Nasional INRC Round 4 bersama Toyota GR Yaris Rally2 dari Toyota Gazoo Racing Indonesia.

Percepat Respons Saat Terjadi Insiden

Karakter balapan rally dengan lintasan panjang dan lokasi yang tersebar menjadi tantangan bagi perangkat perlombaan dalam melakukan pemantauan. Kondisi kendaraan yang berhenti atau mengalami gangguan di area tertentu perlu diketahui secara cepat agar tindakan keselamatan dapat dilakukan.

Clerk of the Course Sumatera Utara Rally 2026, Ahmad Syauki Anas, mengatakan Rally Tracking System membantu mengatasi keterbatasan pemantauan yang sebelumnya banyak mengandalkan radio point.

Menurutnya, jarak antar titik pemantauan dapat mencapai sekitar 2,5 kilometer sehingga posisi kendaraan tidak selalu dapat diketahui secara langsung.

“Dengan tracking system yang menggunakan koneksi seluler maupun satelit, posisi peserta dapat terlihat secara real-time. Ketika kendaraan berhenti sekitar 30 detik, kami sudah bisa mulai mencari tahu kondisi yang terjadi,” ujar Syauki.

Teknologi tersebut juga membantu ketika terjadi insiden di lintasan. Informasi dari peserta dapat diteruskan ke Race Control sehingga perangkat perlombaan dapat memahami situasi dan menentukan langkah yang diperlukan.

Selain pemantauan langsung, data rekaman sistem juga dapat menjadi pendukung evaluasi kejadian selama perlombaan. Namun, keputusan seperti penghentian sementara Special Stage atau red flagtetap berada dalam kewenangan perangkat perlombaan sesuai regulasi.

Teknologi Lokal dengan Potensi Regional

Penerapan Rally Tracking System TransTRACK merupakan bagian dari pengembangan berkelanjutan yang sebelumnya telah digunakan dalam beberapa ajang, termasuk APRC 2024 di Rambung Sialang dan Sprint Rally Deli Serdang 2026.

Ahmad Syauki menilai terdapat peningkatan signifikan pada performa sistem, terutama dari sisi kestabilan koneksi dan tampilan pemantauan.

“Setelah digunakan di Tobasari, tampilannya sangat baik dan koneksinya semakin jelas. Ada kemajuan yang sangat positif dari tim TransTRACK,” katanya.

Chairman of Stewards, Vicky Chandhok, juga mengapresiasi perkembangan teknologi tracking di Indonesia. Menurutnya, sistem tersebut menunjukkan peningkatan dibandingkan beberapa tahun sebelumnya yang masih menghadapi berbagai keterbatasan dalam pemantauan.

Ia menilai pengembangan berikutnya dapat diarahkan pada integrasi komunikasi, sistem waktu (timing), hingga pengelolaan balapan yang lebih terintegrasi.

Founder & CEO TransTRACK, Anggia Meisesari, mengatakan penerapan sistem ini menjadi bukti bahwa teknologi buatan Indonesia dapat digunakan untuk mendukung kebutuhan kompetisi internasional.

“Dalam rally, setiap detik dan informasi dari lintasan sangat berarti. Sistem ini kami kembangkan bukan hanya untuk menunjukkan posisi kendaraan, tetapi membantu Race Control mendapatkan informasi agar respons keselamatan dapat dilakukan lebih cepat,” ujar Anggia.

GCG BUMN
Ke depan, TransTRACK akan terus mengembangkan sistem tersebut melalui peningkatan reliabilitas koneksi, integrasi fungsi komunikasi, timing, dan race management. Perusahaan juga membuka peluang agar teknologi ini dapat digunakan lebih luas dalam kejuaraan rally nasional maupun regional dengan target menuju standar homologasi FIA. (mas)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories