telkomsel halo

Teman kerja jadi kunci produktivitas dan kenyamanan karyawan

08:37:00 | 06 Aug 2026
Teman kerja jadi kunci produktivitas dan kenyamanan karyawan
JAKARTA (IndoTelko) - Hubungan antarpegawai menjadi salah satu faktor penting yang memengaruhi kebahagiaan dan kenyamanan pekerja Indonesia. Tidak hanya soal kompensasi, lingkungan kerja yang suportif serta hubungan positif dengan rekan kerja turut menentukan keputusan seseorang untuk bertahan di perusahaan.

Temuan tersebut berdasarkan laporan Workplace Happiness Index yang dirilis Jobstreet by SEEKpada Januari 2026. Riset tersebut menunjukkan bahwa meski gaji masih menjadi pertimbangan utama dalam memilih pekerjaan, faktor kebahagiaan pekerja lebih banyak dipengaruhi oleh hubungan interpersonal, keseimbangan kehidupan kerja, dan rasa memiliki terhadap pekerjaan.

Menurut laporan tersebut, sebanyak 54 persen pekerja Indonesia masih menempatkan peningkatan pendapatan sebagai salah satu motivasi utama. Namun, dukungan dari lingkungan kerja menjadi faktor penting yang membantu karyawan menghadapi tekanan pekerjaan.

Rekan Kerja Jadi Dukungan Saat Menghadapi Tekanan

Jobstreet menemukan bahwa 77 persen pekerja Indonesia menganggap rekan kerja atau tim yang suportif sebagai salah satu pemicu utama kebahagiaan di tempat kerja.

Hubungan yang baik antarpegawai dapat menjadi sistem dukungan sosial yang membantu mengurangi risiko stres dan kelelahan kerja. Karyawan yang merasa memiliki koneksi kuat dengan lingkungan kerja cenderung memiliki rasa keterikatan yang lebih tinggi terhadap perusahaan.

Kondisi tersebut juga dapat membantu perusahaan mengurangi risiko turnover karena karyawan tidak hanya terikat secara finansial, tetapi juga memiliki hubungan emosional dengan lingkungan kerjanya.

Lingkungan Positif Dorong Kolaborasi

Selain hubungan personal, suasana tempat kerja juga berperan dalam membangun kenyamanan karyawan.

Sebanyak 76 persen pekerja Indonesia menilai lokasi dan atmosfer kerja yang kondusif dapat menciptakan lingkungan yang mendukung kolaborasi.

Dalam budaya kerja yang positif, karyawan lebih terbuka menyampaikan ide, memberikan masukan, serta menyelesaikan masalah bersama tanpa hambatan komunikasi yang besar.

Hubungan kerja yang sehat juga mendukung terciptanya rasa aman secara psikologis atau psychological safety, yaitu kondisi ketika karyawan merasa nyaman untuk berpendapat, berinovasi, dan mengambil keputusan tanpa takut mendapat respons negatif.

Purpose Jadi Faktor Penting Kebahagiaan Kerja

Riset Jobstreet juga menunjukkan bahwa rasa pekerjaan memiliki makna atau purpose menjadi salah satu faktor utama kebahagiaan pekerja dengan kontribusi sebesar 75 persen.

Ketika karyawan memiliki hubungan yang kuat dengan tim, tujuan perusahaan lebih mudah dipahami sebagai tujuan bersama. Hal tersebut membuat pekerjaan sehari-hari terasa lebih bernilai dan meningkatkan rasa kepemilikan terhadap organisasi.

Perusahaan Perlu Bangun Budaya Kerja Sehat

Jobstreet menilai perusahaan tidak cukup hanya menawarkan kompensasi kompetitif untuk menarik dan mempertahankan talenta. Budaya kerja yang inklusif, apresiatif, dan mendukung menjadi faktor penting dalam membangun loyalitas karyawan.

Momentum Hari Persahabatan Internasional menjadi pengingat bagi perusahaan dan tim Human Resources (HR) untuk menciptakan ruang interaksi yang sehat di tempat kerja.

GCG BUMN
Dengan membangun lingkungan yang mendorong komunikasi terbuka dan hubungan positif antarpegawai, perusahaan dapat meningkatkan kebahagiaan karyawan sekaligus memperkuat produktivitas dan retensi talenta dalam menghadapi dinamika dunia kerja. (mas)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories