JAKARTA (IndoTelko) Solo dan Malang mencatat pertumbuhan pemesanan akomodasi tertinggi selama periode libur sekolah 2026, menandai pergeseran minat wisatawan domestik ke destinasi yang menawarkan pengalaman lokal dan budaya di luar kota wisata utama.
Berdasarkan data PRISM, tren tersebut mencerminkan meningkatnya ketertarikan wisatawan terhadap destinasi alternatif yang memiliki daya tarik budaya dan suasana berbeda dibandingkan tujuan wisata konvensional.
Business Head SEAME & LATAM PRISM Pawas Sharma mengatakan perjalanan domestik menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan industri perhotelan di Asia Tenggara.
“Indonesia menunjukkan dinamika menarik karena permintaan mulai menyebar ke kota-kota dengan potensi wisata yang terus berkembang. Hal ini membuka peluang bagi industri untuk menghadirkan lebih banyak pilihan akomodasi sesuai kebutuhan wisatawan,” ujarnya.
Meski pertumbuhan tertinggi terjadi di Solo dan Malang, Jakarta tetap menjadi wilayah dengan jumlah pemesanan akomodasi terbesar selama masa libur sekolah. Setelah Jakarta, permintaan akomodasi terbanyak berasal dari Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatra Utara, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Country Head PRISM Indonesia Abhijeet Singh menilai perubahan pola perjalanan tersebut menunjukkan wisatawan semakin terbuka untuk mengeksplorasi destinasi baru di dalam negeri.
“Jakarta tetap menjadi pusat permintaan akomodasi, tetapi pertumbuhan Solo dan Malang memperlihatkan adanya peluang besar di kota-kota lain yang mulai diminati wisatawan,” katanya.
PRISM juga mencatat aktivitas perjalanan bisnis tetap berlangsung selama periode liburan. Lampung menjadi daerah dengan jumlah pemesanan sekaligus pertumbuhan tertinggi pada segmen perjalanan bisnis.
Sementara itu, Solo membukukan kinerja terbaik pada segmen perjalanan wisata. PRISM menilai peningkatan tersebut didukung berkembangnya music tourism dan sport tourism melalui penyelenggaraan konser, festival, dan berbagai ajang olahraga yang menarik kunjungan wisatawan.
Dari sisi akomodasi, properti yang berada di lokasi strategis masih menjadi pilihan utama. Empat dari lima properti dengan jumlah pemesanan tertinggi selama periode libur sekolah berada di Jakarta, menunjukkan ibu kota masih menjadi pusat mobilitas perjalanan masyarakat.
PRISM menilai tren tersebut menunjukkan lanskap pariwisata domestik semakin beragam, dengan wisatawan mulai melirik kota-kota yang menawarkan pengalaman baru di luar destinasi wisata yang telah mapan.(wn)