JAKARTA (IndoTelko) - Otoritas Pariwisata Nasional Vietnam (VNAT) menggandeng VFS Global untuk memperkuat promosi destinasi wisata Vietnam di sejumlah pasar internasional, termasuk Indonesia.
Kerja sama tersebut ditandai melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Hanoi pada 6 Agustus 2026. Kolaborasi ini bertujuan meningkatkan daya tarik Vietnam sebagai destinasi pilihan sekaligus mendorong pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara.
Melalui kemitraan tersebut, berbagai destinasi, pengalaman wisata, serta paket perjalanan Vietnam akan dipromosikan melalui jaringan layanan VFS Global di berbagai negara. Promosi akan dilakukan melalui pusat aplikasi visa, platform digital, kanal komunikasi, konter informasi, hingga layar digital yang tersedia di jaringan VFS Global.
Ketua Otoritas Pariwisata Nasional Vietnam Nguyen Trung Khanh mengatakan, jaringan internasional VFS Global menjadi peluang strategis untuk memperkenalkan Vietnam kepada lebih banyak calon wisatawan di pasar utama.
“Jaringan global VFS Global memberikan akses langsung ke berbagai pasar potensial. Kami berharap citra Vietnam sebagai destinasi wisata dapat dipromosikan secara lebih luas dan efektif,” ujar Nguyen.
Indonesia menjadi salah satu pasar yang mendapat perhatian dalam kerja sama tersebut. Sepanjang 2025, Vietnam mencatat sekitar 200.000 kunjungan wisatawan asal Indonesia. Jumlah tersebut terus meningkat, dengan sekitar 130.000 wisatawan Indonesia tercatat berkunjung dalam enam bulan pertama 2026.
Chief Operating Officer VFS Global untuk China, Australasia & RCIS Simon Peachey mengatakan, kerja sama ini hadir di tengah momentum pertumbuhan industri pariwisata Vietnam.
“Kami berharap kolaborasi ini dapat menginspirasi lebih banyak wisatawan untuk menikmati kekayaan budaya, keindahan alam, dan pengalaman unik yang ditawarkan Vietnam,” kata Simon.
Selain promosi destinasi, kerja sama VNAT dan VFS Global juga mencakup partisipasi dalam pameran pariwisata internasional, pengembangan jejaring bisnis, serta kolaborasi dengan pelaku industri perjalanan dan mitra strategis.
VFS Global saat ini mengoperasikan lebih dari 4.200 pusat layanan di 169 negara dan wilayah. Melalui unit Tourism Services, perusahaan telah mendukung lebih dari 27 destinasi global dalam kegiatan pemasaran pariwisata, pengembangan pasar, dan kerja sama industri.
Vietnam sendiri menargetkan peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara hingga 45 juta50 juta wisatawan pada 2030. Pada 2025, negara tersebut berhasil mencatat lebih dari 21 juta kunjungan wisatawan asing, sementara target 2026 berada di kisaran 25 juta27 juta kunjungan.
Dengan meningkatnya minat wisatawan Indonesia dan perluasan jaringan promosi internasional, Vietnam berharap dapat memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi utama Asia Tenggara. (mas)