telkomsel halo

Garena dan Komdigi edukasi Healthy Gaming di sekolah

08:34:00 | 18 Jul 2026
Garena dan Komdigi edukasi Healthy Gaming di sekolah
JAKARTA (IndoTelko) - Garena Indonesia bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memperkuat edukasi mengenai budaya bermain gim yang sehat, aman, dan bertanggung jawab melalui program Garena Good Game di Sekolah. Kegiatan yang digelar di SMA Marsudirini Bekasi ini menyasar pelajar, orang tua, guru, dan tenaga pendidik sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem digital yang lebih positif.

Mengusung tema “Ayo Jadi Good Gamers dan Good Students! Bermain Gim dengan Sehat, Positif, dan Bertanggung Jawab”, kegiatan tersebut diikuti sekitar 350 peserta. Berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya, edisi kali ini melibatkan Komdigi untuk memperkenalkan DARA, layanan konsultasi dan pendampingan bagi keluarga yang menghadapi persoalan terkait adiksi gim.

Melalui sesi pemaparan dan diskusi interaktif, peserta memperoleh perspektif dari pemerintah, psikolog, serta industri gim mengenai pentingnya menciptakan kebiasaan bermain yang seimbang. Komdigi memperkenalkan DARA sebagai layanan yang memberikan edukasi, asesmen awal, hingga konsultasi dengan tenaga ahli bagi keluarga yang membutuhkan pendampingan.

Ketua Tim Pengembangan Ekosistem Gim Komdigi, Tita Ayuditya Surya, mengatakan pendekatan yang dilakukan melalui DARA bukan untuk melarang anak bermain gim, melainkan membantu keluarga memahami batasan, risiko, dan langkah pendampingan yang sesuai.

Sementara itu, Head of Business Development, Esports & Community Garena Indonesia, Wijaya Nugroho, menilai budaya healthy gaming hanya dapat terwujud melalui kolaborasi berbagai pihak. Menurutnya, konsep Good Game tidak hanya berkaitan dengan pencapaian di dalam permainan, tetapi juga kemampuan pemain dalam mengatur waktu antara bermain, belajar, dan beristirahat.

Dalam sesi yang sama, Psikolog Klinis Anak dan Remaja Mischa Indah Mariska menekankan bahwa gim merupakan salah satu bentuk hiburan yang dekat dengan kehidupan anak dan remaja. Namun, penggunaannya tetap memerlukan pendampingan orang dewasa serta batasan yang jelas agar aktivitas bermain tidak mengganggu tanggung jawab dan perkembangan anak.

Kepala SMA Marsudirini Bekasi, Hubertus Nugroho Sudjatmiko, menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, sekolah memiliki peran penting dalam membimbing siswa menghadapi perkembangan dunia digital tanpa mengabaikan prestasi akademik, kedisiplinan, sportivitas, dan pembentukan karakter.

Sebagai bagian dari komitmen menghadirkan pengalaman bermain yang lebih aman, Garena terus mengembangkan berbagai fitur pendukung, seperti sistem moderasi percakapan, penyaringan kata-kata yang tidak pantas, mekanisme pelaporan pemain, layanan dukungan pelanggan selama 24 jam, serta panduan khusus bagi orang tua.

Perusahaan juga secara rutin menghadirkan kampanye positif di dalam gim, termasuk program Ramadan Free Fire bersama Habib Ja’far melalui Mabar Tau Waktu dan Mabar Bawa Berkah, yang mengajak pemain menjaga keseimbangan antara aktivitas bermain dan ibadah. Selain itu, Garena Youth Championship (GYC) Free Fire juga mendorong pelajar menjaga prestasi akademik dengan menjadikan nilai rapor sebagai salah satu syarat mengikuti kompetisi.

GCG BUMN
Melalui program Garena Good Game di Sekolah, Garena dan Komdigi berharap edukasi mengenai healthy gaming semakin mudah diakses oleh pelajar dan keluarga. Kolaborasi ini juga menjadi upaya bersama untuk membangun budaya bermain gim yang sehat, aman, dan bertanggung jawab melalui sinergi antara pemerintah, sekolah, orang tua, komunitas, serta pelaku industri gim. (mas)

Ikuti terus perkembangan berita ini dalam topik
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories