JAKARTA (IndoTelko) - Riot Games akan menghadirkan pengalaman bermain baru melalui League of Legends Classic yang mulai tersedia pada 29 Juli 2026 bersamaan dengan peluncuran Patch 26.15. Mode ini menjadi pembuka Season 3 tahun ini dengan mengajak pemain kembali menikmati atmosfer League of Legends era awal melalui map Summoner’s Rift klasik, champion lawas, item ikonik, hingga sistem Rune dan Mastery versi lama.
League Classic terinspirasi dari Season 3 pada 2013, namun bukan merupakan replika dari satu patch tertentu. Riot merancang mode ini sebagai perpaduan berbagai elemen terbaik dari masa-masa awal League of Legends, sekaligus menyesuaikannya dengan kualitas pengalaman bermain modern.
Executive Producer League of Legends, Paul Bellezza, mengatakan League Classic lahir dari keinginan komunitas sekaligus kerinduan tim pengembang terhadap nuansa League di masa awal.
“League Classic adalah sesuatu yang sangat berarti bagi kami. Selama bertahun-tahun para pemain terus memintanya, dan banyak dari kami di Riot juga merindukan nuansa League di masa-masa awal. Kami ingin menghadirkan kembali pengalaman yang dirindukan pemain tanpa sekadar membuat ulang masa lalu secara persis,” ujarnya.
Mode baru ini menghadirkan kembali Summoner’s Rift klasik yang telah diperbarui dari sisi pencahayaan, tekstur, dan bayangan agar tetap nyaman dimainkan. Tempo permainan juga dibuat menyerupai League era awal, ketika setiap champion memiliki kelebihan dan kekurangan yang lebih jelas sehingga keputusan strategi menjadi lebih penting dibandingkan mobilitas tinggi seperti saat ini.
Saat peluncuran, League Classic menyediakan mode PvP Draft, Co-op vs AI, serta Custom Game. Seluruh pemain juga dapat menikmati sistem progres baru melalui Classic Level, jalur perkembangan gratis yang memungkinkan pemain memperoleh Rune, Mastery, Blue Essence (BE), Influence Points (IP), aksesori, hingga membuka perjalanan Summoner’s Journey setelah mencapai Level 10.
League Classic akan hadir dengan 60 champion, terdiri dari 40 champion awal League of Legends dan 20 champion yang dirilis pada periode 2009 hingga 2013. Riot memastikan roster tersebut akan terus bertambah melalui pembaruan berikutnya. Pemain yang telah memiliki champion terkait di akun utama dapat langsung menggunakannya, sedangkan pemain lain dapat membukanya melalui progres permainan atau membelinya di Shop.
Selain roster klasik, Riot juga menghadirkan kembali berbagai item legendaris, Rune, dan Mastery versi lama. Sistem pembukaannya kini dibuat lebih sederhana sehingga pemain lebih mudah mengakses berbagai pilihan build tanpa proses yang rumit. Rune dan Mastery dasar juga tersedia bagi seluruh pemain untuk menjaga keseimbangan permainan.
Dari sisi kosmetik, Riot memperkenalkan Seasonal Classic Pass yang menawarkan jalur gratis dan premium. Melalui pass ini, pemain dapat memperoleh berbagai hadiah seperti Rune Page, emote, gelar, hingga Skin Classic yang menghidupkan kembali tampilan ikonik champion pada era 20092013. Riot juga menghadirkan item kosmetik baru berupa Portrait, yaitu variasi splash art yang akan tampil pada layar loading dan dapat dikoleksi pemain.
Bersamaan dengan peluncuran League Classic, Riot turut memperkenalkan The Council, sistem voting komunitas yang memungkinkan pemain ikut menentukan sejumlah pengembangan di masa mendatang. Melalui sistem ini, pemain dapat memberikan suara untuk memilih champion berikutnya yang akan ditambahkan, skin baru, hingga beberapa perubahan gameplay tertentu. Hak suara akan bertambah seiring progres pemain di League Classic melalui sistem Classic Level.
Dengan menghadirkan kembali elemen-elemen ikonik yang membentuk sejarah League of Legends, Riot berharap League Classic dapat menjadi pengalaman nostalgia bagi pemain lama sekaligus memperkenalkan nuansa permainan klasik kepada generasi baru Summoner. (mas)