telkomsel halo

ITSEC Asia hadirkan Bronyx AI, platform uji keamanan berbasis AI untuk perusahaan

06:41:00 | 16 Jul 2026
ITSEC Asia hadirkan Bronyx AI, platform uji keamanan berbasis AI untuk perusahaan
JAKARTA (IndoTelko) - PT ITSEC Asia Tbk (IDX: CYBR) memperkenalkan Bronyx AI, platform AI-assisted automated penetration testing yang dikembangkan di Indonesia untuk membantu organisasi mempercepat proses pengujian keamanan siber. Solusi ini mampu menyelesaikan proses pengujian dalam hitungan jam dengan tetap melibatkan tenaga ahli keamanan siber pada tahap-tahap penting.

Peluncuran Bronyx AI dilakukan di Jakarta, Rabu (15/7), dan dihadiri Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital Edwin Hidayat Abdullah, Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Sonny Hendra Sudaryana, serta Anggota Dewan Etik Asosiasi Fintech Indonesia Yudho Giri Sucahyo.

Dalam kesempatan tersebut, ITSEC Asia mendemonstrasikan kemampuan Bronyx AI dalam menjalankan pengujian keamanan menggunakan agen AI, sekaligus membahas perkembangan kecerdasan buatan dan tantangan keamanan siber bersama regulator serta pelaku industri.

Bronyx AI dikembangkan berdasarkan pengalaman ITSEC Asia yang telah lebih dari 16 tahun bergerak di bidang keamanan siber dengan dukungan lebih dari 400 tenaga profesional dan operasional di berbagai negara. Platform ini dirancang untuk membantu organisasi mempercepat proses penetration testing tanpa mengurangi kualitas analisis yang dihasilkan.

Platform tersebut mampu melakukan berbagai tahapan pengujian, mulai dari network reconnaissance, vulnerability assessment, configuration review, pengujian aplikasi web dan API, hingga penyusunan Security Assessment Report lengkap dengan penilaian CVSS serta rekomendasi mitigasi.

Berbeda dengan vulnerability scanner yang hanya mengidentifikasi kerentanan, agen AI pada Bronyx AI mampu menganalisis hasil pengujian secara aktif dan menentukan langkah pengujian berikutnya. Dalam pengujian laboratorium internal ITSEC Asia, proses Full Scan dapat diselesaikan mulai dari 14 menit hingga sekitar empat jam, bergantung pada kompleksitas sistem yang diuji.

President Director ITSEC Asia, Patrick Dannacher, mengatakan percepatan transformasi digital membuat organisasi membutuhkan pendekatan baru dalam menjaga keamanan sistem.

“Perkembangan teknologi dan ancaman siber berlangsung sangat cepat. Infrastruktur digital terus berkembang, sementara pengujian keamanan membutuhkan waktu dan keahlian khusus. Melalui Bronyx AI, kami ingin membantu organisasi melakukan pengujian keamanan dalam hitungan jam tanpa menghilangkan peran penting tenaga ahli keamanan siber,” ujarnya.

Menurut Patrick, Bronyx AI dibangun berdasarkan pengalaman nyata tim ITSEC Asia dalam menangani berbagai kebutuhan keamanan siber lintas industri. AI dimanfaatkan untuk meningkatkan kecepatan dan cakupan pengujian, sementara analisis mendalam tetap dilakukan oleh para profesional.

Untuk menjaga kualitas hasil, Bronyx AI menerapkan pendekatan Human in the Loop (HITL). Seluruh temuan dengan tingkat risiko tinggi maupun kritis akan divalidasi terlebih dahulu oleh konsultan keamanan ITSEC Asia sebelum laporan diserahkan kepada pelanggan.

Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital, Edwin Hidayat Abdullah, menilai perkembangan AI perlu diimbangi dengan penguatan keamanan siber serta kemampuan industri nasional dalam menghadirkan inovasi.

Ia mengapresiasi pengembangan Bronyx AI sebagai salah satu contoh kemampuan perusahaan teknologi Indonesia dalam menghasilkan solusi berbasis AI yang mampu menjawab kebutuhan industri sekaligus meningkatkan daya saing nasional.

Dari sisi keamanan data, ITSEC Asia memastikan seluruh proses pengujian hanya dilakukan terhadap aset yang telah memperoleh otorisasi tertulis dari pelanggan. Data pengujian disimpan secara terisolasi, seluruh kredensial dienkripsi, dan hasil pengujian tidak digunakan untuk melatih model AI tanpa persetujuan pelanggan.

Bronyx AI tersedia dalam skema layanan cloud maupun implementasi di lingkungan pelanggan (on-premises), sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan organisasi yang memiliki persyaratan keamanan dan tata kelola data yang lebih ketat.

GCG BUMN
Melalui peluncuran Bronyx AI, ITSEC Asia menegaskan komitmennya untuk memperluas inovasi di bidang keamanan siber berbasis kecerdasan buatan serta menghadirkan solusi yang mampu membantu organisasi menghadapi tantangan keamanan digital yang terus berkembang. (mas)

Ikuti terus perkembangan berita ini dalam topik
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories