JAKARTA (IndoTelko) - Dataiku kembali meraih predikat Leader dalam Gartner Magic Quadrant 2026 for AI Platforms for Data Science and Machine Learning. Pengakuan ini menjadi yang kelima secara berturut-turut bagi perusahaan penyedia platform kecerdasan artifisial (AI) tersebut.
Dataiku menilai pencapaian tersebut mencerminkan kemampuannya membantu organisasi mempercepat adopsi AI dari tahap uji coba menuju implementasi dalam skala perusahaan melalui platform yang mengintegrasikan pengembangan, penerapan, hingga tata kelola AI.
Co-founder dan CEO Dataiku Florian Douetteau mengatakan keberhasilan implementasi AI di masa depan tidak hanya ditentukan oleh akses terhadap model AI, tetapi juga oleh kemampuan organisasi dalam mengelola, mengorkestrasi, dan menerapkan tata kelola AI secara menyeluruh.
“Perbedaan keberhasilan AI di tingkat perusahaan akan ditentukan oleh kemampuan mengelola akses, orkestrasi, dan tata kelola sehingga AI benar-benar memberikan dampak nyata bagi bisnis,” ujarnya.
Menurut Dataiku, platformnya dirancang untuk mendukung kolaborasi lintas fungsi dalam membangun dan mengelola sistem AI di berbagai lingkungan komputasi, platform data, maupun layanan cloud tanpa terikat pada satu ekosistem teknologi tertentu.
Dalam 12 bulan terakhir, perusahaan juga mencatat tingkat kepuasan pengguna yang tinggi. Berdasarkan Gartner Peer Insights per 4 Mei 2026, Dataiku memperoleh nilai rata-rata 4,7 dari 5 dengan 98% pengguna menyatakan akan merekomendasikan platform tersebut.
Saat ini Dataiku digunakan oleh lebih dari 750 organisasi global, termasuk Roche, Johnson & Johnson, Michelin, dan Standard Chartered. Perusahaan terus menambah kemampuan platform melalui berbagai fitur baru seperti Agent Management untuk pengelolaan agen AI, Cobuild untuk pengembangan aplikasi AI secara visual, serta Reasoning Systems guna mendukung proses pengambilan keputusan berbasis AI.
Selain pengembangan teknologi, Dataiku juga menekankan pentingnya kolaborasi antara tim bisnis, analis, ilmuwan data, dan pengembang AI agar implementasi AI mampu menjawab kebutuhan operasional perusahaan.
Platform tersebut juga menyediakan lapisan orkestrasi yang memungkinkan organisasi menghubungkan berbagai model AI, data, dan alur kerja lintas sistem sehingga perusahaan memiliki fleksibilitas dalam memilih infrastruktur teknologi yang digunakan.
Di sisi tata kelola, Dataiku menghadirkan mekanisme pengawasan terintegrasi untuk membantu perusahaan mengelola risiko, memastikan kepatuhan terhadap regulasi, serta menjaga transparansi implementasi AI di seluruh organisasi.
Dengan pendekatan tersebut, Dataiku menargetkan organisasi dapat mengembangkan sistem AI berskala besar yang tetap aman, terkontrol, dan selaras dengan kebutuhan bisnis di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan artifisial. (mas)