telkomsel halo

Gartner tempatkan Tenable di posisi terdepan untuk AI Exposure Management

06:05:00 | 06 Jul 2026
Gartner tempatkan Tenable di posisi terdepan untuk AI Exposure Management
JAKARTA (IndoTelko) - Tenable Holdings Inc. mengumumkan telah diakui oleh Gartner sebagai perusahaan yang menjadi acuan (company to beat) dalam kategori AI-powered exposure assessment. Pengakuan tersebut tertuang dalam laporan Gartner bertajuk “AI Vendor Race: Tenable Is the Company to Beat for AI-Powered Exposure Assessment” yang diterbitkan pada Juni 2026.

Dalam laporannya, Gartner menilai posisi Tenable didukung oleh rekam jejak perusahaan dalam penilaian kerentanan (vulnerability assessment), kemampuan menemukan aset dan permukaan serangan (attack surface), serta eksekusi strategi kecerdasan buatan (AI) yang dinilai kuat.

Gartner juga menyoroti cakupan perlindungan permukaan serangan Tenable yang meliputi lingkungan TI tradisional, identitas digital, cloud, sistem siber-fisik (CPS), hingga kontainer melalui platform Tenable One. Platform tersebut disebut mampu memberikan visibilitas terhadap berbagai permukaan serangan baru, termasuk penggunaan shadow AI di dalam organisasi.

Selain itu, solusi Tenable dinilai mampu memprioritaskan berbagai risiko AI, seperti potensi kebocoran data sensitif, kesalahan konfigurasi, serangan baru yang menyasar AI, perilaku agen AI yang berisiko, hingga integrasi yang tidak aman dengan layanan pihak ketiga.

Co-CEO Tenable, Mark Thurmond, mengatakan perkembangan AI telah mengubah cara organisasi beroperasi sekaligus membuka peluang baru bagi pelaku serangan siber.

Menurutnya, perusahaan kini membutuhkan pendekatan keamanan yang tidak hanya mampu memberikan visibilitas menyeluruh terhadap permukaan serangan yang terus berkembang, tetapi juga membantu tim keamanan merespons risiko dengan lebih cepat.

Pengakuan Gartner tersebut, lanjutnya, mencerminkan komitmen Tenable dalam membantu pelanggan menghadapi perubahan lanskap ancaman siber yang dipengaruhi pemanfaatan AI.

Dalam beberapa bulan terakhir, Tenable juga memperkuat strategi AI melalui peluncuran Tenable Hexa AI, mesin AI berbasis agen (agentic AI) yang terintegrasi dalam platform Tenable One Exposure Management. Perusahaan juga memperluas kapabilitas Tenable One AI Exposure untuk membantu organisasi mengamankan lingkungan AI yang semakin kompleks.

Selain itu, Tenable bergabung dalam dua inisiatif keamanan siber berbasis AI, yakni Project Glasswingyang diprakarsai Anthropic dan Daybreak Cyber Partner Program dari OpenAI. Kedua kolaborasi tersebut ditujukan untuk mempercepat pengembangan solusi keamanan siber berbasis AI sekaligus membantu organisasi memprioritaskan dan mengurangi risiko siber secara berkelanjutan.

Co-CEO Tenable lainnya, Steve Vintz, mengatakan pemanfaatan AI di sektor keamanan siber masih berada pada tahap awal. Menurutnya, arah perkembangan berikutnya adalah menghadirkan AI yang mampu membantu tim keamanan memahami, memprioritaskan, serta memperbaiki kerentanan secara berkesinambungan melalui kolaborasi antara manusia dan AI.

GCG BUMN
Dengan strategi tersebut, Tenable menargetkan platformnya tidak hanya berfungsi mengidentifikasi paparan risiko, tetapi juga mendukung pengelolaan risiko siber secara proaktif di lingkungan TI modern. (mas)

Ikuti terus perkembangan berita ini dalam topik
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories