telkomsel halo

Salesforce bawa AI ke operasional FIFA World Cup 2026

07:39:00 | 27 Jun 2026
Salesforce bawa AI ke operasional FIFA World Cup 2026
JAKARTA (IndoTelko) - Salesforce memperluas kiprahnya di industri olahraga global melalui kemitraan strategis sebagai Official Tournament Supporter untuk FIFA World Cup 2026™ dan FIFA Women’s World Cup 2027™. Kolaborasi ini akan menghadirkan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan platform kolaborasi digital untuk mendukung operasional turnamen serta meningkatkan pengalaman penggemar.

Dalam kerja sama tersebut, Salesforce mengimplementasikan portofolio Agentforce 360, termasuk platform kolaborasi Slack, guna membantu koordinasi penyelenggaraan, pengelolaan tenaga kerja, komunikasi dengan pemangku kepentingan, hingga interaksi penggemar secara digital.

FIFA World Cup 2026™ yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko menjadi turnamen terbesar dalam sejarah FIFA dengan partisipasi 48 tim nasional. Ajang tersebut diperkirakan menjangkau lebih dari lima miliar penonton di seluruh dunia.

Presiden dan Chief Marketing Officer Salesforce, Patrick Stokes, mengatakan penyelenggaraan turnamen sepak bola terbesar dunia membutuhkan dukungan teknologi yang mampu mengelola operasional dalam skala sangat besar.

“FIFA World Cup merupakan salah satu ajang olahraga paling kompleks di dunia. Melalui kemitraan ini, kami ingin menunjukkan bagaimana AI, data, dan kolaborasi digital dapat menghadirkan pengalaman yang lebih baik bagi penggemar, kota tuan rumah, dan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

Pada FIFA World Cup 2026™, FIFA akan memanfaatkan Slack sebagai pusat koordinasi tenaga kerja yang tersebar di 16 kota tuan rumah. Platform tersebut akan digunakan untuk menghubungkan tim, aplikasi, dan alur kerja berbasis AI secara real-time guna meningkatkan efisiensi operasional.

Sementara itu, pada FIFA Women’s World Cup 2027™ di Brasil, FIFA akan mengintegrasikan Agentforce 360 dan Slack untuk memperkuat layanan digital kepada penggemar. Teknologi AI akan dimanfaatkan untuk menghadirkan pengalaman yang lebih personal melalui berbagai kanal komunikasi digital.

Agen AI yang berjalan di atas platform Agentforce akan membantu menganalisis data turnamen dan memberikan respons otomatis yang dirancang menyerupai dukungan manusia, sehingga interaksi dengan penggemar dapat berlangsung lebih cepat dan relevan.

Selain mendukung pengalaman penggemar, Salesforce juga akan digunakan untuk mengelola hubungan dengan kota tuan rumah, pemasok, sponsor, relawan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya melalui integrasi Agentforce Service, Sales, dan Marketing.

Pendekatan tersebut memungkinkan berbagai proses komunikasi dan koordinasi dilakukan dalam satu ekosistem digital yang terintegrasi, sekaligus mendukung otomatisasi proses bisnis dan peningkatan efisiensi operasional.

Chief Business Officer FIFA, Romy Gai, mengatakan teknologi akan menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan penyelenggaraan dua turnamen sepak bola terbesar dunia tersebut.

“Keahlian dan teknologi Salesforce akan membantu menghubungkan tim peserta, kota tuan rumah, relawan, mitra, dan penggemar melalui solusi digital yang inovatif. Kami menyambut Salesforce sebagai bagian dari perjalanan menuju FIFA World Cup 2026 dan FIFA Women’s World Cup 2027,” katanya.

GCG BUMN
Kemitraan ini sekaligus menjadi implementasi konsep Agentic Enterprise yang diusung Salesforce, yakni model organisasi yang menggabungkan AI, data terpercaya, aplikasi terintegrasi, serta kolaborasi manusia dalam satu platform kerja digital untuk mendukung pengambilan keputusan dan operasional secara lebih efektif. (mas)

Ikuti terus perkembangan berita ini dalam topik
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories